Meski Diulang, Kades Terpilih Desa Nibung Dan Desa Sungai Udang Tetap Menang

MERANGIN-Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) ulang di tiga Desa telah menghasilkan pemenang berdasarkan perhitungan suara, Kendati diulang kades terpilihnya sebelumnya tetap meraih suara terbanyak.
Seperti di Desa Nibung dimenangkan Ismail dengan mengantongi 183 suara unggul 27 suara dari Syamsul Bahri yang meraih suara 156 suara, sedangkan Di Desa Sungai Udang dimenang oleh Yusuf yang juga kades terpilihnya sebelumnya
Sementara di Kederasan Panjang, Kades terpilihnya yakni Abdul Sa’ib meraih 177 suara unggul 17 suara dari Sopian yang meraih suara sebanyak 160, sedangkan kades terpilihnya sebelumnya tidak mencalonkan diri lagi.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMD) Kabupaten Merangin, Marzuki Yahya, Senin (30/5/2016) mengatakan dari informasi didapat dari Kecamatan desa bersangkutan Pelaksanaan Pilkades telah dilakukan dan menghasilkan kades terpilihnya.
Dia mengatakan dari tiga Desa tersebut diketahui ada dua kades sebelumnya menjadi pemenang kembali mendapat suara terbanyak, mereka itu yakni Ismail pemenang Pilkades Desa Nibung dan Yusuf Kades terpilih Desa Sungai Udang.
Sementara di Kederasan Panjang, Kades terpilihnya sebelumnya tidak mencalonkan diri lagi digantikan oleh Sopian, namun hasil akhirnya dimenangkan oleh Abdul Sa’ib.
‘’Informasinya Desa Nibung kades terpilihnya tetap sebelumnya yakni Ismail, begitu juga Sungai Udang tetap dimenangkan kades pemenang sebelumnya yakni Yusuf, kalau di Kederasan Panjang dimenangkan Abdul Sa’ib,” terangnya.
Berakhirnya pelaksanaan Pilkades ulang tersebut menandakan masyarakat menjunjung tinggi demokrasi dalam pemilihan, Dia mengaku tetap memberi kesempatan kepada calon kalah jika ingin melakukan protes dengan menyertai bukti kuat.
Jika nanti tidak ada gugatan dari tiga desa bersangkutan maka pihaknya berkoordinasi dengan Kecamatan dan BPD setempat untuk mempersiapkan proses pelantikan serentak khusus Desa yang menggelar Pilkades ulang.
‘’Kita tetap memberikan waktu tujuh hari bagi Desa yang ingin menggugat lagi karena ini demokrasi, kalau tidak ada maka kita memproses persiapan pelantikan,” tegasnya.(nzr)

Ruangan komen telah ditutup.