Isu Penculikan Anak Resahkan Warga

Kerinci, AP –  Meskipun belum ada korban penculikan anak di Kerinci dan Sungaipenuh, namun Isu adanya penculikan anak di Media Sosial (Medsos) membuat warga resah.

Bahkan, beberapa bulan terakhir ini di kota Sungaipenuh dan Kabupaten Kerinci, beredar Isu pelaku penculikan anak berada di kabupatem Kerinci dan kota Sungaipenuh.

Seperti keresahan yang dirasanakan Yeni salah seorang ibu rumah tangga di Kerinci ini. “Mulanya saya anggap benaran isu yang beredar di medsos, eh ternyata informasi di medsos tersebut dibesar-besarkan, makanya saya cukup resah,” kata Yeni.

Meskipun informasi tidak benar, sebut dia, namun dirinya selalu waspada dan terus mengawasi anaknya. “Sebagai orang tua, kita harus selalu berhati-hati dan waspada, demikian juga dengan orang tua lainnya,” sebutnya.

Berkaitan dengan Isu ini, Kapolres Kerinci, AKBP Dwi Mulyanto, kepada wartawan, membenarkan adanya informasi yang berkembang ditengah masyarakat, terkait adannya pelaku pencurian anak yang sudah berada didaerah ini.

“Isu yang berkembang di media sosial (Medsos) mengatakan adanya penculikan anak di Kerinci dan Sungaipenuh, tidak benar, itu yang membuat resah masyarakat Kerinci dan Kota Sungaipenuh,” sebut AKBP Dwi Mulyanto.

Kapolres Kerinci, kembali menegaskan, selama ini belum ada laporan penculikan anak di Kerinci dan Sungaipenuh, yang dilaporkan ke Polres Kerinci.

“Dalam bulan ini sudah ada dua orang yang diduga pelaku penculikan yang diserahkan warga kepada pihak Kepolisian, namun setelah diperiksa ternyata keduanya menderita gangguan jiwa,” beber Kapolres.

Meskipun belum ada laporan dan kejadian,  namum dirinya meminta kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dan selalu mengawasi anak-anak mereka. “iya, kita tetap meminta kepada masyarakat, terutama para orang tua untuk tetap waspada dalam mengawasi anaknya,” tandas Dwi Mulyanto. (hen)

Ruangan komen telah ditutup.