Janry Warga Mendalo Korban Lion Teridentifikasi

Jakarta, AP – Sebelumnya, James Sianturi (55) mencari informasi anaknya, Janry Efrianto Sianturi (26) yang ikut menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. Dia mengatakan anaknya yang berada dalam penerbangan itu ingin ke Pangkalpinang untuk menemui calon besannya.

“Keberangkatan bersama kawan tidak sama. Akibat rencana saya sendiri. Untuk bertemu calon menantu saya, supaya saya tahu informasinya menghubungi dan menemui calon besan,” kata James di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, beberapa waktu lalu.

Menurut James, Janry yang sebelumnya mengikut pelatihan kerja salah satu bank BUMN di Bandung harusnya tak kembali hari ini. Namun, karena ingin mengurus pernikahannya yang bakal digelar Mei 2019, Janry memutuskan pulang lebih cepat.

James, yang langsung ke Jakarta setelah mendengar kabar jatuhnya pesawat tersebut, berharap anaknya segera ditemukan. Dia mengaku terakhir berkomunikasi dengan Janry tadi malam.

“Komunikasi terakhir tadi malam, saya bilang setelah selesai rencana kau di Bandung. Kapan rencana kerja di Pangkalpinang. Saya bilang begitu,” sebut James.

Namun, setalah menunggu lama dan beberapa kali polisi mengumumkan identifikasi jenazah, Senin (29/10) Kepala Disaster Victim Identification Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Raden Said Sukanto Kombes Pol Lisda Cancer mengungkapkan data tujuh penumpang yang berhasil diidentifikasi melalui DNA, sidik jari dan medis tersebut.

Salah satunya Janry Efrianto Sianturi (26), Laki-laki berusia 26 tahun. Alamat di Perum Puri Masurai II Kel. Mendalo Darat, Kec Jambi Luar Kota, Muaro Jambi, Jambi.

Penyerahan jenazah pada sanak keluarga akan dilaksanakan Ahad (4/11) petang ini.

Total ada 14 penumpang yang sudah diidentifikasi. Sebelumnya sudah ada tujuh korban yang jenazahnya berhasil diidentifikasi, Pesawat Lion Air JT 610 yang membawa 189 penumpang dan kru jatuh di perairan Tanjung Pakis, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10), setelah hilang kontak selama tiga jam. Red/ist

Ruangan komen telah ditutup.