Ribuan Masyarakat Hadiri Mandi Safar 2018 di Pantai Babussalam

Muarasabak, AP – Rabu (7/11) pagi kemarin, Ribuan masyarakat dari berbagai daerah turut menghadiri acara Mandi Syafar dipantai Babussalam, Desa Air hitam laut, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). Kegiatan ini merupakan acara tahunan Pemerintah daerah ketika memasuki bulan Syafar atau bulan kedua tahun Hijriah.

Dalam sambutan Bupati Tanjabtim H Romi hariyanto mengatakan, kalau kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan wujud syukur kepada yang kuasa. Sehingga acara yang merupakan adat istiadat ini terus dilestarikan dibumi sepucuk nipa serumpun nibung.

“Ini merupakan wujud syukur kita kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan kepada kita. Dan tentunya kegiatan yang kita laksanakan pada hari ini tidak ada mengandung maksud apa apa dan murni hanya ingin melestarikan yang merupakan adat istiadat kita yang ada disini. Harapan kami kedepannya, event ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk datang di bumi sepucuk nipah serumpun nibung,” katanya.

Ia bertekad, kalau kegiatan ini akan menjadi Destinasi wisata bagi pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur kedepannya. ”Untuk itu lah kami mohon kepada segenap lapisan masyarakat kalau ada senadainya tamu yang datang tolong disambut dengan senyuman,” tekadnya.

“Kita mesti sadari dan kita akui, bahwa Kabupaten kita sangatlah jauh tertinggal dibandingkan Kabupaten lainnya. Terkhususnya dibidang infrasturuktur, Untuk itu, dengan segala keterbatasan yang ada pada diri kita, maka harus ada yang kita unggulkan, tampilkan seperti Senyum. Karena senyum merupakan salah satu daya tarik bagi parawisatawan untuk datang kekampung halaman kita,” sambungnya.

Kepada warga yang rumahnya ditempati tamu saat kegiatan Mandi Syafar. Bupati meminta kepada masyarakatnya agar selalu memperhatikan dapur dan tempat mandinya.

“Tolong bagi rumah yang dipersiapkan untuk penginapan agar toilet dan dapurnya dijaga atau dirawat. Karena kalau itu sudah nyaman maka tamu yang datang merasa betah untuk tinggal diwilayah kita,” pintanya.

Dalam pantauan media ini diacara puncak Mandi Syafar di pantai Babussalam kemarin, kegiatan ini juga dihibur oleh artis KDI Nelvi dan Wak kocai. Sehingga menambah rasa terhibur bagi masyarakat yang hadir.(fni/adv)

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.