Usman Ermulan Berharap Setiap Kabupaten Bisa Bangun Venue Cabor

Jambi, AP — Guna membina atlet olahraga yang berprestasi, diperlukan sarana dan prasarana yang memadai. Jika itu tidak terpenuhi, sulit rasanya para atlet mengukir prestasi.

Demikian pemikiran mantan Bupati Tanjungjabung Barat (Tanjabbar) dua periode Usman Ermulan saat berbincang santai dengan sejumlah media di kawasan Pasar, Kota Jambi, Sabtu (17/11/2018).

Untuk mewujudkan itu semua, ungkapnya, perlu adanya semua pihak baik pemerintah daerah dan KONI duduk bersama. “Kita tidak bisa memusatkan lokasi tempat olahraga atau venue di suatu daerah atau kota saja. Kita harus bangun venue-venue baru di setiap kabupaten atau kota yang ada di Provinsi Jambi,” tutur Usman.

Menurut dia, hal ini perlu dilakukan oleh pemerintah daerah dan KONI agar masing-masing cabang olahraga (cabor) yang daerahnya unggul bisa membangun venue tersebut.

“Misal, Kabupaten Muarojambi unggul dalam cabor Taekwondo atau bulutangkis, maka Pemkab Muarojambi bisa membangun venue di daerahnya,” ujar mantan anggota DPR RI tersebut.

Begitu juga dengan daerah lainnya, sambungnya, bila daerah lain unggul salah satu cabor tertentu, baiknya dibangun venue tersebut.

“Arung jeram di Kerinci atau Merangin. Kenapa demikian? Ini untuk mempermudah para atlet konsentrasi berlatih, karena sudah ada pemusatan latihannya,” kata Usman.

Selain itu, lanjutnya, bila masing-masing daerah ada venue akan mempermudah adanya kejuaraan. “Misal ada kejuaraan PON, maka Provinsi Jambi akan siap menjadi tuan rumah. Kalau belum bisa PON, untuk pra PON saja terlebih dahulu tidak masalah,” urainya.

Terkait dana pembangunan, Usman menambahkan, pihak pemda masing-masing. “Semuanya tanggung jawab pemda masing-masing. Kalau semua biaya dibebankan kepada provinsi, mabuk nanti provinsi,” tegasnya.

Saat ini di Kota Jambi sudah ada venue bola kaki, kolam renang dan sejumlah venue lainnya. Karena itu, dia berharap, seluruh cabor yang belum ada di Kota Jambi bisa ada di kabupaten.

“Lihat Asian Games kemarin, tidak hanya di Jakarta saja dilaksanakan, tapi di Palembang juga. Itu maksudnya. Bila ada kejuaraan, tidak terpusat di satu daerah saja, bisa di daerah lain yang memiliki venue dari cabor,” tandas salah seorang tokoh masyarakat.

Dia juga mencontohkan, kalau dari satu kabupaten membina sekitar 3 cabor akan meringankan pembinaan. “Bila ini terwujud, insyaallah Provinsi Jambi bisa menggelar even olahraga nasional. Dengan demikian, otomatis berdampak pada perekonomian masyarakat,” tukas Usman. (budi)

Ruangan komen telah ditutup.