Kemenristekdikti : Program Studi Aktuaria Perlu Diperbanyak

Jakarta, AP – Sekretaris Jenderal Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Prof Ainun Naim mengatakan program studi aktuaria yang ada di perguruan tinggi perlu diperbanyak.

“Saat ini baru ada sekitar sembilan perguruan tinggi yang menyediakan program studi aktuaria. Padahal dengan semakin berkembangnya industri keuangan, semakin membutuhkan banyak lulusan program studi aktuaria,” ujar Ainun di Jakarta, Kamis, (06/12).

Dia menjelaskan sejumlah perguruan tinggi yang sudah memiliki program studi aktuaria seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan Institut Teknologi Bandung.

“Program studi aktuaria ini perlu dikembangkan untuk mendukung industri,” jelas dia.

Ainun menjelaskan program studi aktuaria, masih banyak belum dikenal masyarakat. Untuk itu perlu dilakukan sosialisasi mengenai program studi tersebut.

Aktuaria merupakan ilmu tentang pengelolaan risiko keuangan di masa yang akan datang.

Pemerintah Indonesia dan Kanada melakukan kerja sama pengembangan pendidikan aktuaria melalui Readi Project. Ainun menyebutkan ada sejumlah model dari Kanada yag diadopsi di Tanah Air.

“Lulusan aktuaria ini diharapkan ke depan dapat mendukung industri finansial di Tanah Air,” harap dia. ant

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.