Pemkab Tanjabbar Dorong Beasiswa CSR Berjenjang Kerja

Kualatungkal, AP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) mendorong beasiswa bersumber dari corporate social responsibility (CSR) dikembangkan berjenjang kerja di perusahaan terkait.

“Kami apresiasi program beasiswa dari CSR, namun ke depan diharapkan ada model yang berjenjang untuk menjadi pekerja di perusahaan terkait,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjabbar Ambok Tuo, Kamis (06/12).

Menurut dia, hal itu masih diperlukan di daerah untuk memberikan motivasi lebih besar kepada para penerima beasiswa, khususnya bagi mereka yang menuntaskan pendidikan di bangku kuliah.

“Kami berharap model bea siswa berjenjang kerja itu bisa dikembangkan di Tanjabbar,” katanya.

Meski demikian, pemerintah setempat juga tetap mendorong generasi muda khususnya para penerima beasiswa untuk berkembang dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

Lebih lanjut, Sekda Tanjabbar juga menyebutkan, pemerintah daerah proaktif mencari jejaring untuk pengembangan pendidikan daerah itu, salah satunya mencari peluang bea siswa bagi siswa dan mahasiswa daerah itu.

Selain menyediakan bea siswa dari anggaran daerah, juga mengundang perusahaan untuk menyalurkan CSR di bidang pendidikan. Selain itu juga memperkuat jejaring kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi umum maupun kedinasan untuk memfasilitasi putra-putri dari Tanjabbar.

Salah satunya, kata dia, Pemkab Tanjabbar menjalin kerja sama dengan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) di Jakarta, yang mana sebanyak 12 mahasiswa asal Tanjabbar saat ini menimba ilmu di sekolah tinggi di bawah Kementerian Perhubungan RI itu.

“Ada 12 mahasiswa Tanjabbar di STTD, sebanyak lima dialokasikan langsung menjadi PNS di Tanjabbar, sedangkan sisanya akan disebar ke kabupaten/kota lain,” kata Ambok Tuo.

Menurut dia, Kabupaten Tanjabbar satu-satunya daerah di Jambi yang mahasiswanya menimba di STTD. Selama menimba ilmu mereka mendapat pendidikan khusus tentang perhubungan khususnya perhubungan darat.

“Tanjabbar sangat membutuhkan ASN yang memiliki basis pendidikan khusus untuk perhubungan, dalam hal ini perhubungan darat,” katanya menambahkan. ant

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.