Dampak Proyek Jalan Patunas, Internal Dinas PUPR Bergejolak

Kadis Tuding Kerja Kabid Seperti Preman

Kualatungkal, AP – Proyek pembangunan jalan rigit beton di Jalan Patunas, Kecamatan Tungkalilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), bukan hanya menyisahkan masalah pekerjaan fisik tidak selesai 100 persen.

Proyek yang dianggarkan senilai Rp 7 miliyar di APBD Perubahan tahun 2018, juga berdampak internal Dinas PUPR sebagai leading sektor pekerjaan tersebut menjadi tidak kondusif.  Ini ditunjukan Kepala Dinas PUPR, Andi Nuzul kepada wartawan, Kamis (10/01) di halaman Kantor Bupati.

Andi Nuzul menegaskan, sebagai Kadis dirinya tidak tahu sejak awal mengenai progres pekerjaan maupun proses pencairannya. “Saya tidak tahu menahu, semuanya itu Kabid Bina marga yang mengurus,” timpalnya.

Dalam berkas dokumen pencairan, Andi menyebut  sama sekali tidak ada tanda tangan. Semua dokumen sudah dikuasakan Kabid Bina Marga. Jangankan soal proses dokumen pencairan, progres pekerjaan fisik diakuinya juga tidak mengetahui. “Saya ini tidak tahu apa-apa, kinerja Kabid Bina Marga macam preman aja,” ujarnya dengan nada meninggi.

Belum ada konfirmasi dari Kabid Bina Marga, Arif Sambudi, untuk meluruskan pernyataan Andi Nuzul sebagai atasannya. Saat disambangi di ruang kerjanya, Arif tidak berada di tempat.

Diketahui, proyek rigit beton jalan Patunas Kualatungkal dilaksanakan PT Pili And Tris Sunas. Perusahaan domisili di Kota Jambi ini memenangi proses tender dengan jumlah penawaran Rp 6,7 miliyar lebih dari pagu sebesar Rp 7 Miliyar.

Belakangan proyek tersebut tidak tuntas dikerjakan 100 persen oleh kontraktor. Aneh bin ajaibnya lagi, sampai Januari 2019, pekerjaaan fisik masih terlihat dikerjakan. (her)

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.