Peduli Kanker Serviks, Dokter Nadiyah Tangani Langsung Pemeriksaan Tes IVA

Jambi, AP – Pemerintah Kota Jambi mulai mengimplementasikan rencana programnya dalam hal pencegahan penyakit menular ditengah masyarakat. Rabu pagi (6/2), Pemkot Jambi melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Jambi, melaksanakan kegiatan Pelayanan KB dan tes Inspeksi Visual Asam asetat (IVA) gratis, bertempat di Kampung KB Purwasari Kelurahan Kenali Asam Bawah.

Kegiatan simpatik yang bertujuan sebagai langkah awal deteksi dini dalam wujudkan perempuan Kota Jambi bebas kanker serviks tersebut, dihadiri oleh Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Jambi yang juga Wakil Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat, utamanya kaum perempuan. Terbukti, 50 orang ibu-ibu mengikuti IVA tes dan pelayanan KB. Ini melebihi target, dari biasanya hanya berkisar 30 orang.

Dokter Hj. Nadiyah pada kesempatan itu menyambut baik diadakannya deteksi dini kanker serviks dan pelayanan KB tersebut. Bahkan dirinya yang merupakan dokter spesialis Obgyn (Kandungan) tersebut, turun langsung menangani pemeriksaan IVA tes terhadap ibu-ibu peserta pelayanan gratis tersebut.”Kita mensosialisasikan bagaimana pentingnya pemeriksaan IVA test, sebagai deteksi awal untuk screening kasus kanker serviks. Kanker serviks ini angka kejadiannya sangat tinggi, terutama angka kematiannya. Tentunya masyarakat harus diberi pemahaman tentang hal ini, sehingga kesadaran mereka untuk melakukan IVA Test ini akan semakin meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Kita juga berharap deteksi dini kanker serviks dan penatalaksanaannya juga bisa berjalan dengan baik, sehingga angka kematian akibat kanker serviks bisa diturunkan di Kota Jambi,” jelasnya.

Selain itu dirinya juga mengingatkan pada kaum perempuan, untuk aktif menjaga kesehatan. Istri Wakil Wali Kota Jambi itu juga mengajak masyarakat, terutama kaum perempuan untuk terus membiasakan pola hidup bersih dan sehat agar terhindar dari berbagai penyakit.

“Alhamdulillah yang sudah berjalan tadi, saya lihat IVA Testnya Negatif, hanya ada yang beberapa IVA Test radang. Untuk radang sudah kami sarankan untuk ditindaklanjuti pengobatannya di Puskesmas. Kalau nanti misalnya kita

dapatkan IVA Test yang positif, kita juga akan tindaklanjuti di dua Puskesmas yang sudah ada Cryotherapy. Kalau memang nanti harus melakukan Pap Smear juga akan kita fasilitasi,” pungkasnya.

Sementara itu ditempat yang sama Kepala Dinas PPKB Kota Jambi, H. Rasyid Ridho Siregar mengungkapkan apresiasinya atas semangat yang ditunjukkan oleh dr. Hj. Nadiyah pada kegiatan tersebut. Dirinya optimis antusias dan kepedulian masyarakat akan semakin baik kedepannya.

“Pelayanan KB gratis yang dibarengi dengan IVA Tes akan rutin kita laksanakan di seluruh wilayah Kota Jambi. Dokter Nadiyah sudah menyatakan diri untuk siap bergabung disetiap kegiatan ini. Kami dalam hal ini, semakin terbantu dan akan meningkatkan antusias masyarakat. Terima kasih kepada Ibu Wawako Dokter Nadiyah, yang telah berkenan terlibat pada kegiatan pelayanan KB gratis dan pemeriksaan IVA ini,” sebutnya.

 

Kanker serviks adalah jenis kanker yang kerap kali menyerang wanita. Kanker yang disebabkan oleh infeksi virus Human papillomavirus (HPV) ini, dapat ditularkan baik melalui hubungan seksual maupun lewat kontak kulit ke kulit.

Meski termasuk ganas, kanker yang berkembang di leher rahim ini sebenarnya dapat dicegah dan dideteksi sejak dini. Tentunya, hal ini dapat meningkatkan peluang kesembuhan. Saat ini, ada beberapa cara untuk mendeteksi kanker serviks, yaitu dengan pap smear dan tes IVA.

Tidak seperti pap smear yang mungkin lebih dikenal, tes IVA (inspeksi visual asam asetat) adalah pemeriksaan leher rahim yang juga bisa digunakan sebagai pendeteksi pertama. Jika dibandingkan dengan pap smear, tes IVA cenderung lebih murah dan efektif, pasalnya, tidak dibutuhkan waktu dan pengamatan laboratorium lagi untuk tahu hasilnya. Selain itu, kelebihan tes IVA lainnya adalah pemeriksaan ini aman dilakukan kapan pun.(bdh)

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.