Tidak Miliki Izin Tinggal, Dua WNA Di Reportase Dari Kerinci

Kerinci, AP – Dua orang Warga Negara Asing (WNA) asal Liberia dan Banglades, di Deportase dari Kerinci, oleh Kantor Imigrasi Kelas III Kerinci, Selasa (12/2).

Kedua WNA yang dilakukan Deportase adalah Kenedi Semba warga Liberia dan Halim warga Bangladesh. Hal ini dibenarkan Kepala Imigrasi Kelas III Kerinci, Azhar, kepada wartawan kemarin. Menurut dia,  kedua WNA ini sampai di Bandara Depati Sultan Thaha Jambi sekitar pukul 12.00 Wib dan langsung diberangkatkan ke bandara Sukarno Hatta Jakarta.

Penuturan Azhar, untuk Halim akan diberangkatkan sekitar pukul 16.00 Wib dari Bandara Soekarno Hatta menuju Dhaka dengan mengunakan pesawat Malindo Airlines. Sedangkan Kenedi Semba sekitar pukul 20.30 Wib malam menggunakan pesawat Etiophia Airlines. “Kedua WNA ini di deportase, karena tidak ada paspor dan kelengkapan lainnya dalam kunjungan ke Indonesia,” sebutnya.

Untuk diketahui  Sengbah Kenedy merupakan Mantan pemain timnas asal Liberia,  sebelumnya pernah bermain di Ps Merangin pada ajang Gubernur Cup. Bahkan, pada beberapa bulan lalu sempat ditahan di Imigrasi kelas III Kerinci, dikarenakan tidak memiliki izin tinggal.

Namun pada Selasa (12/02), Sengbah Kenedy di doportasi (dipulangkan) pihak Imigrasi ke Negara asal Liberia, bersama Halim warga Bangladesh yang terlebih dahulu ditahan, karena tidak memiliki izin tinggal di Kerinci.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, Sangbah Kenedy bersama Halim pada pukul 12.00 Wib telah sampai di Bandara Sultan Thaha Jambi menuju Bandara Sukarno Hatta Jakarta. Menurut jadwal, Halim diberangkatkan pada Pukul 16.00 Wib dari Bandara Sukarno – Hatta menuju Dhaka dengan mengunakan pesawat Malindo Airlines.

Sementara Kenedi Semba, diberangkatkan pada pukul 20.30 Wib dari Bandara Sukarno – Hatta menuju Liberia dengan mengunakan pesawat Etiophia Airlines.

Kedua WNA tersebut telah diberangkatkan melalui Bandara Sukarno – Hatta, dengan didampingi Kepala Devisi Imigrasi Provinsi Jambi, Perwakilan Bais TNI Jambi, dan Kasi Penindakan Kantor Imigrasi Kabupaten Kerinci.

Sementara Hermon (25) yang merupakan teman Sengbah Kenedy asal Liberia, saat ini masih ditahan di Imigrasi kelas III Kerinci, dikarenakan masih menunggu dokumen yang dikirimkan ke Imigrasi Kerinci. “yang satu lagi masih menunggu dokumen yang dikirimkn ke imigrasi kerinci,” tandasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya petugas imigrasi kelas III Kabupaten Kerinci, berhasil mengamankan Dua orang Warga Negara Asing (WNA) asal Liberia, yang bermain di Ps Merangin pada ajang Gubernur CUP di Kabupaten Merangin waktu lalu.

Hal tersebut disebabkan, Dua orang WNA asal Liberia yang diamankan yakni Harmon (25) tahun, dan Semba Kenedi (25) tahun tersebut izin tinggal paspornya telah habis.

Informasi yang berhasil dihimpun, penangkapan tersebut bermula pada tanggal 19 Jan 2019 pukul 20.00 Wib, setelah pelaksanaan turnamen sepak Bola Piala Gubernur Jambi di Merangin, pihak Imigrasi Kerinci melaksanakan eksekusi dengan turun ke lapangan untuk mengecek legalitas Keimigrasian ke – 3 orang warga negara asing berkebangsaan Liberia pemain Sepak Bola PS Merangin.

Pada tanggal 20 Jan 2019 pukul 06.00 Wib, setelah mendapatkan keterangan dan kesepakatan dari ke – pemain tersebut, mereka bersedia melengkapi dokumen nya setelah selesai pelaksanaan Turnamen. Namun Pada tanggal 21 Jan 2019 ke – 3 orang warga negara asing tersebut, melarikan diri dikarenakan tidak ada legalitas ke Imigrasian.

Namun berhasil tertangkap di Bandara Minang Kabau Padang Sumatera Barat, saat hendak melarikan diri. Dari Tiga pemain, 1 orang terpisah dari kelompok dan belum ditemukan keberadaan nya atas nama Wilson (25) tahun.

Kepala Imigrasi kelas Ill Kerinci, Azhar, dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah mengamankan dua WNA yang izin tinggalnya habis. “lya, kedua WNA diamankan di Merangin, karna pada waktu mereka bermain di Merangin pada ajang Gubernur CUP izin tinggal paspornya habis,” ungkapnya.

Diakui Azhar, bahwa Kedua WNA berhasil diamankan pada 22 Januari 2019 lalu, Di Bandar Udara Minang Kabau setelah berkoordinasi dengan imigrasi Padang. ”Skarang lagi proses deportasi ke negaranya liberia, kedua WNA saat ini maish diamankan di imigrasi Kerinci,” singkat Azhar. (hen)

 

 

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.