Tokoh Jambi UE, Kritisi Jalan Kerinci-Bangko

10 Titik Jalan Muara Emat-Perentak, Sangat Riskan

Teks foto: Salah Satu Kecelakaan Di Muara Emat, Beberapa Waktu Lalu

 

Aksipost.com, Kerinci, – Tokoh masyarakat Jambi, H. Usman Ermulan (UE) yang juga mantan bupati Tanjung jabung barat dua periode, serta pernah duduk sebagai anggota DPR RI ini, mengkritisi kondisi Jalan Kerinci-Bangko.

Pasalnya, disepanjang jalan terdapat banyak titik yang rawan longsor dan rawan kecelakaan. Selain itu, hasil pantauan dia dilapangan antara Muara Emat-Perentak ada 10 titik yang sangat Riskan.

“saat melewati jalan Kerinci-Bangko, kita menemukan banyak titik rawan, diantaranya ada 10 Titik yang sangat Riskan dan Rawan longsor dan putus, antara Perentak-Muara Emat,” sebut Usman Ermulan.

Dia menyanyangkan kondisi ini, terutama menjelang pemilihan Umum yang akan diselenggarakan pada 17 April mendatang. Untuk itu dirinya menghimbau, kepada pemerintah Provinsi Jambi, khususnya Dinas PU untuk menjaga stabilitas transportasi, sehingga pelaksanaan Pemilu bisa berjalan lancar.

“Kalau jalan ini putus bagaimana masyarakat Kerinci dan Sungaipenuh yang dilaur daerah, akan ikut pemilihan, demikian juga sebaliknya, apalagi daerah ini merupakan daerah kawasan hujan,” ungkap Usman.

Masih berkaitan dengan sarana transportasi jalan, untuk peningkatan dan percepatan transportasi Kerinci-Bangko, terutama dari Perentak menuju Jalan Lintas Sumatera, perlu adanya jalan lingkar. “Masyarakat sudah merintis jalan lingkar dari Perentak menuju simpang Kaumang kuning, antara Bangko dan MuarBungo, hanya 12 Kilometer,” ungkap dia.

Jadi katanya, dari Kerinci menuju Perentak sekitar 80 KM, sementara dari Perentak Menuju Jalan Lintas Sumatera hanya 12 Kilo Meter, artinnya butuh 92 KM sampai ke Jalan Lintas, beber UE.

Lanjut dia, kalau pemerintah, khususnya pemerintah provinsi fokus, akses transportasi dari Kerinci-Bangko, bisa ditembus dalam waktu yang relatif singkat. Solusinya, peningkatan jalan Kerinci-Perentak dan Pembangunan Jalan lingkar menuju Kaumang Kuning, secara otomotis akses transportasi lebih mudah, terutama masalah transportasi pertanian, tandas Usman, yang juga ketua HKTI Provinsi Jambi ini. (hen)

 

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.