Gede : Rembuk KI Munculkan Isu Menarik di Daerahnya

Jambi, AP – Ketua Komisi Informasi Pusat Gede Narayana sebut rembuk regional Komisi Informasi harus munculkan isu-isu menarik yang tengah berkembang di daerahnya.

“Seperti tema rembuk regional Komisi Informasi (KI) ke III se-Sumatra ini, yang diangkat isu sumber daya alam, kalau di pulau jawa dan di pulau-pulau lainnya tentu tema yang di angkat akan berbeda,” kata Ketua KI Pusat Gede Narayanan di Jambi, Rabu.

Dijelaskannya, Sumber Daya Alam (SDA) di pulau sumatra masih sangat beragam dan kekayaannya masih terjaga. Sehingga banyak tersimpan informasi publik di dalamnya.

Dengan diangaktnya tema tersebut diharapkan informasi publik yang tersimpan didalamnya dapat di sampaikan seluas-luasnya kepada mayarakat. Dengan harapan kelestarian SDA-nya dapat terjaga.

Terkait apakah isu ini akan disampaikan dalam rapat koordinasi nasional, Gede Narayana mengaku tidak mengetahuinya. Namun hal u sah-sah saja, karena dalam rapat koordinasi nasional setiap provinsi memiliki hak menyampaikan aspirasinya.

“Namun untuk efektifitas dan efisiensi waktu, biasanya isu hasil pembahasan rembuk regional ini disampaikan oleh perwakilannya pada rapat koordinasi nasional,” kata Gede Narayana.

Dengan dilaksanakannya rembuk regional KI ke III se-Sumatra itu, diharapkan pelaksanaan undang-undang keterbukaan publik di sumatra lebih membumi dan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat pada umumnya, khususnya di pulau sumatra. Karena masih banyak perbaikan dalam pelaksanaan UU keterbukaan informasi publik.

Sementara itu, terkait semakin bebasnya dan terbukanya informasi publik yang beredar di media-media sosial, Gede Narayana mengatakan bahwa itu bukan ranah mereka. Hal tersebut merupakan ranahnya Kementrian Informasi dan Komunikasi.

“Kalau informasi yang beredar di media sosial itu ranahnya kominfo, kalau kita masalah informasi publik, informasi yang ada di badan-badan publik, berbeda dengan informasi di publik,” kata Gede Narayana menjelaskan

.Rembuk Regional KI Ke III se-Sumatra tersebut dilaksanakan di Hotel Abadi Suite Jambi. Terdapat 10 perwakilan KI setiap provinsi di pulau Sumatra yeng mengikuti rembuk tersebut yakni KI Provinsi Jambi selaku tuan rumah, KI Provinsi Riau, Sumatra Selatan, Sumatra Barat, Sumatra Timur, Lampung, Aceh dan provinsi lainnya di pulau sumatra. ant

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.