Warga Perumahan di Mendalo Dihebohkan Benda Mirip Bom

Mendalo, AP — Warga Perumahan Mendalo Hill, RT 32, Desa Mendalo Darat, Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muarojambi, Jambi, Kamis malam dihebohkan dengan benda mirip bom.

Pasalnya, benda asing yang ada pipanya jatuh di rumah Tarigan (50) tersebut jatuh ke lantai garasi rumahnya dengan menembus seng perak kanopi. Beruntung, hanya mengeluarkan percikan api dan asap tebal.

Kapolres Muarojambi AKBP Mardiono saat dihubungi, mengakui adanya kejadian tersebut. “Kejadiannya Kamis malam tadi (6/6/2019) sekitar pukul 20.30 WIB. Tidak ada korban jiwa,” tegasnya, Jumat (7/6/2019).

Menurutnya, dari sejumlah saksi melihat sebuah benda yang melintas terbang didepan rumah Mita Triana (50), warga setempat.

“Benda tersebut lewat seperti mercon terbang, kemudian benda menabrak pagar rumah Simangunsong dan kemudian benda tersebut terbang naik diatas kanopi garasi atap rumah milik Tarigan,” ujar Kapolres.

Dia menambahkan, benda tersebut kemudian menembus atap dan jatuh di garasi dengan mengeluarkan asap dan api.

“Saat jatuh, benda tersebut tidak meledak hanya mengeluarkan sedikit api dan asap tebal saja,” tandas Madiono.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut, langsung bergegas ke lokasi jatuhnya benda tersebut.

“Oleh Saipul, Ketua RT setempat bersama warga secara spontan menyiramnya,” tutur Kapolres.

Tidak lama kemudian, tim gabungan Polres Muarojambi, Unit Jibom Den Gegana Sat Brimob Polda Jambi dan Satgas Densus 88 wil Sumbagsel langsung menuju ke TKP.

“Setelah diamati benda tersebut, terbuat dari pipa dengan ukuran panjang diperkirakan 10 cm dengan diameter 5 cm menyerupai pelontar SOS yang biasa ditemukan di kapal laut,” tukasnya.

Guna penyelidikan lebih lanjut, benda yang diduga mirip bom pipa tersebut diamankan sebagai barang bukti oleh petugas.

“Sampai saat ini Unit Jibom den Gegana Satbrimob Polda Jambi belum dapat memastikan atau identifikasi benda tersebut dikarenakan masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut,” imbuh Mardiono. (Bdh)

Ruangan komen telah ditutup.