Hotel Novita Membara

Jambi, AP – Hotel Novita yang berlokasi di jalan Gatot Subroto, Kecamatan Pasar Jambi, Kota Jambi, Senin sekitar pukul 06.00 WIB, terbakar.

Api diduga berasal dari lantai empat hotel tersebut api belum bisa dipadamkan oleh petugas gabungan dari Dinas Kebakaran, TNI dan kepolisian.

Pantauan di lapangan, api terus menjalar dan membakar ruangan di hotel tersebut dan sudah puluhan mobil dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jambi mencoba memadamkan api.

Namun api terus membakar ruangan lainnya dan kaca dinding hotel tersebut pecah akibat panas. Belum dapat diketahui apakah ada korban jiwa atau tidak dalam kejadian tersebut.

Sampai saat ini belum bisa diketahui penyebab kebakaran hotel yang pernah bergabung di bawah manajemen Novita Grup tersebut. Pihak dinas pemadam kebakaran dibantu kepolisian dan TNI terus bersama sama mencoba memadamkan api yang di mana hotel tersebut terletak di pusat Kota Jambi.

Puluhan mobil dari Damkar Kota Jambi dan dibantu dari mobil water canon milik Polda Jambi dikerahkan untuk terus mencoba memadamkan api di hotel yang berlantai sepuluh tersebut dan api terliha masih terus membakar satu per satu ruangan dan kamar yang ada di hotel itu.

Sementara itu, para pengunjung dan karyawan Hotel Novita tersebut semuanya sudah dievakuasi oleh pihak manajemen hotel dan keamanan ke tempat yang lebih aman dan ratusan petugas Damkar, kepolisian dan TNI bersama-sama mencoba untuk memadamkan api di Hotel Novota Jambi.

Kemudian juga belum dapat diketahui berapa besar kerugian akibat terbakarnya Hotel Novita Jambi tersebut, namun diperkirakan kerugian mencapai miliaran rupiah karena api belum bisa dipadamkan sudah hampir lima jam.

Ratusan tamu hotel Novita sempat terlantar dan meminta kejelasan dari manajemen hotel terkait evakuasi mereka serta barang berharga miliknya yang ikut terbakar di dalam kamar.

Rahmad (42), warga Kabupaten Bungo yang menjadi tamu hotel Novita mengatakan sampai siang hari, ia hanya diungsikan di mesjid yang terletak beberapa meter dari hotel tempat mereka menginap.

Setelah api terus membesar dan membakar hotel, ratusan tamu hanya dievakuasi di masjid dan belum ada pihak manajemen hotel yang menemui mereka untuk memberikan penjelasan kepada tamu.

“Kami sejak pukul 05.00 WIB hanya dievakuasi di masjid dan belum ada kejelasan terkait akan diinapkan kemana dan bagaimana barang milik kami yang tinggal di kamar tidak terselamatkan,” kata Rahmad.

Para tamu hanya diungsikan di mesjid dan sudah beberapa jam setelah kebakaran belum ada kejelasan dari pihak manajemen hotel.

 

“Kami berharap pihak manajemen hotel bisa memberikan kejelasan terhadap para tamu hotelnya, sehingga para tamu bisa tenang,” kata Rahmad.

Menurut kesaksian para tamu hotel Novita, kejadian kebakaran yang berasal dari lantai empat itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, dimana para tamu dibangunkan oleh pihak hotel dan diminta keluar melalui tangga darurat dan dievakuasi ke mesjid yang berjarak beberapa ratus meter dari hotel itu.

Api sampai saat ini masih terus membakar Hotel Novita Jambi dan ratusan petugas dari Damkar dibantu personil kepolisian dan TNI terlihat berupaya memadamkan api yang masih membakar hampir seluruh ruangan.

Untuk menyelidiki penyebab kebakaran di Hotel Novita dan Matahari Deptstore itu, Polda Jambi sedang mendatangkan tim dari Labfor dari Polda Sumatera Selatan atau Palembang.

Hal itu dibenarkan oleh Kapolda Jambi, Brigjen Pol Muchlis AS yang mengatakan bahwa tim Labfor dari Palembang diperkirakan akan sampai di Jambi, malam ini juga.

Polda Jambi akan menurunkan “Atom Labfor” dari Polda Sumsel untuk mendalami kebakaran di Hotel Novita Jambi.

“Mudah-mudahan malam ini sampai di Jambi dan diharapkan tim bisa langsung bekerja untuk mengetahui penyebab kebakaran hotel itu,” kata Brigjen Muchlis AS.

Sementara, hingga malam sekitar pukul 19.00 WIB, api belum juga padam. Seluruh sumber daya yang ada sudah dikerahkan, termasuk mengerahkan water canon dari Polda Jambi.

Kemudian sampai saat ini belum dapat diketahui berapa keriguan materil ats kejadian kebakaran hotel tersebut dan diperkirakan bisa mencapai miliaran rupiah karena selain hotel yang terbakar juga pusat perbelanjaan busana Matahari Deptstore.

Pjs Walikota Jambi, M. Fauzi, saat berada dilokasi mengatakan, belum mengetahui dari mana sumber api berasal, namun tim nanti akan bekerja guna menyelidiki sumber api tersebut, ucapnya. (tim)

Ruangan komen telah ditutup.