Jelang Lebaran, Pasar Modern Angso Duo Siap Huni

Relokasi Terkendala Soal Pembayaran //// kecil

Jambi, AP – Pemerintah Provinsi Jambi, melalui Sekretaris Daerah (Sekda) M Dianto berharap, seblum lebaran relokasi pedagang angso duo lama ke pasar moderen angso duo baru selesai,  menurut sekda, relokasi ini tidak terlepas dari kerja sama dengan PT Eraguna Bumi Nusa (EBN) dan Pemerintah Kota Jambi.

“Kami akan melakukan peninjuan pasar yang baru, adakan rapat, setalah itu baru  mengambil keputusan,” ujar sekda.

Humas pasar Angso Duo Baru, Ashari Syafii, kepada Aksi Post mengatakan, sebenarnya relokasi pasar ini bisa dilakukan saat ini juga, namun pedagang masih banyak yang belum melakukan pembayaran, Ia menuding ketidak siapan Bank Jambi untuk melakukan proses pembayaran perkreditan  kepada para pedagang.

“Hari ini pun kalau mau pindah udah siap, namun dengan catatan pembayaran udah selesai, pedagang inikan ada yang membayar kes, ada pembayaran yang tidak kes, membayar DPnya 30 pesen dari nilai jual harga lapak, kios dan toko, nah harga 70 persen pembayaran itu, mereka mengunakan bank Jambi, saat ini Bang Jambi nya yang belum siap, kalu kita sudah siap, mau pindah hari ini kita sudah siap,” ujarnya.

Ashari berharap kepada Bank Jambi  segera membantu pedagang angso duo, agar pedagang dapat segera pindah kepasar angsoduo yang baru, disisilaian, saat kami mengunjungi Bank Jambi direkturnya tidak berada di tempat, “barusan bapak keluar, rencanaya nanti jam tiga bapak akan terbang ke jakarta,” ujar securty.

Sebelumnya, Pjs Walikota Jambi Fauzi menegaskan, bahwa relokasi nantinya akan menjadi tanggung jawab penuh Pemerintah Kota Jambi.

“Relokasi Pedagang Angso Duo Tanggung Jawab Pemkot, kalau infrastruktur itu menjadi tanggung jawab pengembang dan Pemerintah Provinsi Jambi,” ujar Fauzi, usai meninjau progres pembangunan Pasar Tradisional Angso Duo Modern, Jumat (20/4) lalu.

Didampingi Direktur PT Eraguna Bumi Nusa (EBN) pengembang Pasar Angso Duo Modern beserta kadis Perindag Provinsi dan Kadis Perindag Kota, Fauzi mengatakan dari hasil tinjauannya, dia melihat fasilitas sudah sangat memadai dan sudah layak untuk ditempati para pedagang.

“Maka dari itu kita sepakat sebelum Ramadhan relokasi pedagang sudah dilakukan,” katanya. ran/tim

Ruangan komen telah ditutup.