Lima Titik Panas Terdeteksi

Jambi, AP – Lima titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Jambi melalui satelit terra-aqua milik Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Jambi, Senin (07/05), dimana potensi terjadinya kebakaran mencapai 80 persen.

Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Thaha Jambi, Nurangesti, mengatakan lima titik panas tersebut terdeteksi di tiga kabupaten di Jambi dengan tingkat kepercayaan terjadinya kebakaran (confident) level mencapai 80 persen.

“Di Kabupaten Muarojambi hotspot terdeteksi dua titik, Sarolangun dua titik dan Tebo satu titik,” katanya.

Dijelaskannya, dua hotspot di Kabupaten Muarojambi itu tepatnya di Kecamatan Tanggo Rajo dengan tingkat kepercayaan terjadinya kebakaran di level 58 dan 62 persen.

Kemudian di Kabupaten Sarolangun juga terdeteksi dua titik panas yakni di Kecamatan Mandingan dengan tingkat kepercayaan terjadinya kebakaran 67 persen dan di Kecamatan Air Hitam confident level 63 persen.

“Sementara di Kabupaten Tebo terdeteksi satu titik tepatnya di Kecamatan Tabir Timur dengan tingkat kepercayaan 80 persen,” katanya menjelaskan.

Nurangesti menyebutkan hotspot pantauan sensor modis satelit terra-aqu BMKG itu update, Senin 7 Mei pukul 13.00 WIB.

Sementara untuk di wilayah Sumatera, jumlah hotspot Jambi itu terbanyak kedua setelah Provinsi Riau yang terdeteksi tujuh titik.

Kemudian diikuti Provinsi Sumatera Selatan dan Lampung masing-masing tiga titik dan Sumatera Barat dan Kepulauan Bangka Belitung masing-masing terdeteksi dua titik panas. tim

Ruangan komen telah ditutup.