Polda Jambi Tingkatkan Pengamanan

Jambi, AP – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menetapkan siaga satu untuk menganantisipasi terjadinya aksi teror pascaserangan bom di lima lokasi di Surabaya, Jawa Timur, Minggu dan Senin.

“Pascarentetan teror bom bunuh diri di Surabaya, Jawa Timur, membuat seluruh polda di Indonesia termasuk Polda Jambi meningkatkan pengamanan dan pengawasannya guna mengantisipasi hal serupa,” kata Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi Tresnandi, Senin (14/05).

Jajaran Polda Jambi melakukan pengamanan ketat pada semua sektor objek vital dan pusat keramaian dan rumah ibadah yang ada di Kota Jambi.

“Semua objek vital dan pusat keramaian atau tempat ibadah kita jaga, seperti peningkatan pengamanan di bandara dan pusat lainnya,” kata Kuswahyudi.

Polda Jambi saat ini meningkatkan status dari biasa menjadi siaga satu, mulai hari ini hingga waktu yang belum ditentukan,” jelasnya.

Dari pantauan di Markas Polda (Mapolda) Jambi, setiap pengunjung yang akan memasuki Polda Jambi, diperiksa ketat oleh petugas piket berseragam lengkap dengan senjata api dan dilakukan penggeledahan terhadap seluruh barang bawaannya oleh tim Brimob yang bertugas.

“Saya sudah perintahkan seluruh anggota kesatuan Polri di Jambi mulai dari jajaran Polda, Polresta, Polres hingga Polsek agar meningkatkan keamanan dan terus bersiaga dengan kondisi saat ini,” kata Kapolda Jambi, Brigjen Pol Muchlis AS, melalui pesan singkatnya, Senin (14/05).

Kapolda Jambi, Birgjen Muchlis AS saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya dalam hal ini hanya melakukan peningkatan kemanan dan patroli di seluruh wilayah Polda Jambi dan jajarannya.

Polda Jambi dan jajarannya sejak Minggu telah memberikan pengamanan tempat ibadah dan melaksanakan patroli gabungan bersama TNI untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, kata Muchlis AS.

Untuk diketahui akibat serangan ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur selama dua hari terakhir ini, tersebut sejumlah provinsi di tanah air dan Polda Jambi melakukan siaga satu seperi Jakarta.

Selain itu jumlah korban tewas akibat ledakan bom di Surabaya, tersebut berjumlah 17 orang dan puluhan luka berat dan ringan. tim/ant

Ruangan komen telah ditutup.