Ruas Jalan Utama Sungai Gelam Bak Kubangan Kerbau

Warga Idamkan Jalan Mulus

 

Jambi, AP – Postingan salah satu akun Facebook milik Muss Jambi sempat heboh, pasalnya akun tersebut memposting kondisi jalan di Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi yang berlumpur, tampak postingan tersebut diunggahnya tanggal 26 bulan Mei Tahun 2018 sekitar Pukul 07:33 WIB.

Banyak tanggapan warganet yang merespon kondisi jalan tersebut, setelah pemilik akun Muss Jambi meposting beberapa foto dan menuliskan kata-kata.

Aku tak tau sejarah nama menjadi sungai gelam..

Yang aku tau kini daerahku seolah seperti sungai, yang menenggelamkan kaki2 yang melewatinya…

Pak gubernur..

Ibu bupati..

Dan para petinggi lainnya, coba toleh kesini, kedaerah kami yang seolah terisolasi…

Jauh dari pusat kota bukanlah masalah bagi kami jika bisa dilalui jalan darat dengan mudah dan nyaman. Apakah kami perlu menggunakan pesawat? helikopter? Atau sejenisnya itu bisa melalui sungai yang menenggelamkan kaki ini ,sungai yang bagaikan mentega hiasan kue tart yang berwarna cream yang saat kering menempel dan membuat susah dibersihkan.

Disini, di daerah kami yang hampir terisolasi ini, sangatlah banyak yang bergantung untuk mencari nafkah. Ratusan bahkan ribuan jiwa kesulitan akses jalan ,kesulitan akses untuk melakukan akivitas perkonomian, menghambat laju perekonomian dan silaturahmi karena semua terhambat akses jalan.

Mohon tolehlah kemari, kesini, kenegeri kecil kami, banyak harapan dari tangan yang kotor yang terkena lumpur untuk bisa lewat dari jalan yang mnyedihkan ini, kaki2 kotor calon2 pemimpin masa depan yang berjuang ke sekolah… yang semua berharap bisa dengan mudah melewati jalan ini dan mempercepat perjalanan ketempat tujuan, dan semua dapat kembali berktivitas normal layaknya jalan pada umumnya

Semoga Secerca harapan itu cepat direalisasikan…

Amin..

Tulisnya, dan ditanggapi berbagi warganet, salah satunya, Febri Yanti, yang menuliskan, Sip, masalahe kepiye para petinggi iso paham jalan buruk desa kita… sedang kan para bawahanya… selalu memperbaiki jalan kalo atasan nya mau masuk ke desa kita.. di timbun lh .. biar g macet katanya…tapi kalo begitu kan taunya jalan kita bagus …

Coba kalo dh kayak gini.. masyarakatnya khususnya para sopir nyawa taruhanya….

Jangankan di timbun atau di perbaiki di toleh pun gak to.

Dan masih banyak lagi tanggapan warganet yang menuliskan keluhan dan kekecewaanya di postingan tersebut, harapan besar masyarakat untuk segera diperbaiki oleh pemerintah, kabupaten, provinsi maupun Nasional.

Tidak hanya itu, tokoh pemuda dan sekaligus mantan calon bupati kabupaten Muaro Jambi, Abun Yani menanggapi kondisi jalan tersebut, menurut Abun Yani, seharusnya pemetintah tidak mengkotak-kotak wilayah untuk perbaikan jalan yang rusak, karena hal itu membingungkan Publik.

“Jika jalan berlubang atau rusak, idealnya segera dilakukan perbaikan oleh Pemerintah setempat. Sayangnya persoalan kewenangan memperbaiki jalan saja terkotak-kotak. Dalam satu wilayah, tanggung jawab perawatan dan perbaikan jalan berbeda-beda. Ada yang harus dilakukan oleh Pemda setempat namun ada juga yang harus Pemerintah provinsi. Sangat membingungkan publik.  Tapi bagaimanapun Ini harus Segera di ambil sikap oleh pemda Muaro Jambi. Apa lagi jalan di Suangai Gelam sangat parah,” ujarnya kepada Aksi Post.

Menutu Abun Yani, hal ini adalah ujuan Bupati agar dapat berpikir cerdas untuk mengatasi kondisi ini, apa lagi jalan tersebut sebagai urat nadi perekonomian warga disana.

“Ini ujian kecerdasan Bupatinya, semoga Bupati Muaro Jambi cerdas, hingga masalah problem jalan yang mengakibatkan ekonomi hancur Segera di perbaiki,” ujarnya.

Tambahnya lagi, Pemerintah Daerah harus melibatkan semua elemen tidak bisa sendiri-sendiri, menurutnya banyak cara jika ingin melakukan hal kebaikan.

Tidak hanya itu, kondisi jalan tersebut bukan persoalan baru, menurutnya kondisi jalan tersebut sudah bertahun-tahun, oleh karenanya diminta kepada pemerintah untuk memperhatikan kondisi jalan yang semakin rusak parah dan tidak kunjung diperbaiki.

“Saya heran kenapa di jalan lainnya di benerin di jalan ini tidak. Seharusnya pemerintah adil dan melakukan perbaikan. Lagi pula jalan ini sudah rusak sekian lama bukan hanya satu atau dua tahun, masyarakat juga sering mengeluhkan karena kondisi jalan yang rusak parah dan membuat badan semakin sakit ketika melintasi, ujarnya.

Dikhawatirkan karena kondisi jalan yang rusak parah itu akan mempersulit ekonomi, silaturahmi kepada sanak saudara saat lebaran nanti, tutupnya. (tim)

Ruangan komen telah ditutup.