M Rendra : Kopi Luwak Liberika Tanjabbar Tembus Pasar Amerika

Kualatungkal, AP – Kopi luwak asal, Parit Tomo, RT 07, Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbarat) tembus pasar dunia, dari Asia hingga ke Amerika, menurut eksportir Kopi M Rendra Ramadhan Usman, B.Com permintaan kopi Luwak asal tanjabbarat ini sangat besar, sehinga belum terpenuhi seluruhnya.

Putra Mantan Bupati dua priode, Drs. H. Usman Ermulan, MM ini mengatakan, Kopi luwak Liberika adalah salah satu andalan komoditas pertanian Tanjabbarat yang kurang akan perhatian dalam hal marketing.

Menurutnya, dirinya yakin kopi luwak ini sangat punya pangsa pasar di international.

“Kebetulan saya ada teman dari USA dan saya bawa ke lokasi produksi kopi luwak nah dia saat itu hanya membeli sample sampai 3 kali sample dan akhirnya rutin order dan saya inget order pertama itu sebesar 500 kg dan UMKM itu butuh waktu sekitar 3 bulan untuk menyelesaikan order tersebut,” Ujarnya.

Lebih lanjut, Rendra mengatakan, dari sample yang diberikan tersebut bisa meyakinkan kita sebagai orang indonesia bahwa, kopi kita bisa bersaing dengan kopi kopi dari negara lain.

Kelebihan kopi luwak di banding kopi biasa adalah kopi luwak ini memiliki sedikit kadar keasaman jadi lebih aman untuk di lambung.

M Rendra sedikit menceritakan, bagaimana produksi kopi tersebut sehingga membuat tampil beda, “Produksinya sama dengan biasanya yaitu untuk pembersihan dan lain sebagainya, tapi quality control kita yang agak lebih ketat karena biji kopi ini yang di kirim hanyalah yang utuh dan tidak ada cacat misalnya hitam dan lain-lain, jadi dari 1 Kg kotoran luwak itu hanya ada sekitar 3-4 ons yang utuh dan 1 ons lebih yang pecahanya dan tidak masuk standard kualitasnya,” ujarnya.

Setelah tembus pasar dunia, para petani sangat bangga dan sekarang mereka malah kewalahan meminta permintaan pasar, harapan petani tersebut sepertinya tidak ada kecuali peningkatan Produksi dan rutin order.

Tidak putus sampai disitu, M Rendra juga ingin menjaring petani-petani kopi yang ada di Provinsi Jambi untuk meningkatkan produksi kopinya, Jika ada petani kopi yang ingin kerjasama, dirinya siap untuk membantu, demi meningkatkan perekonomian kerakyatan dan mengangkat nama daerah tersebut melalui kopi.

“Saya sendiri mencoba untuk menjaring petani-petani di Jambi dan khususnya Tanjabbar untuk meningkatkan produksi kopi luwak, saya juga membuka kesempatan kepada petani kopi untuk bergabung dengan saya, bisa hubungi saya melalui via telepon 081289807200,” ujarnya. (tim)

2 / M. Rendra Ramadhan Usman, B.Com. (PKS)

Ruangan komen telah ditutup.