Kualatungkal Kembali Membara

Kualatungkal – Kemarin, Kamis (02/08) sekitar pukul 17.30 WIB tepatnya di Parit III RT 2 Kelurahan Tukan II kecamatan Tungkal Ilir, tepatnya di depan pasar tradisional Parit III atau depan Pukesmas III, sampai berita ini di turunkan, belum diketahui secara pasti berapa jumlah Bagunan Pasar dan Perumahan Warga Parit 3 Kampung Nelayan Kuala Tungkal Tanjab Barat yang terbakar.

Pemadam kebakaran tampak sulit memadamkan api yang terus melahap bangunan di lokasi tersebut, karena lokasi kebakaran yang terlalu sempit elum lagi jarak antara rumah satu dengan rumah yang lain berdekatan, namun petugas Pemadam Kebakaran terus berusaha menjinakan amukan api tersebut.

Informasi yang didapat dari warga setempat, kejadian bermula sekitar pukul 16.50 WIB. Atas insiden tersebut, telah menghanguskan sekitar kurang lebih 10 toko dan rumah.

“Saksi berteriak mintak tolong, mendengar teriakan warga langsung berkumpul untuk memadamkan dan api sangat cepat merambat ke rumah lainnya karena hampir seluruh bangunan terbuat dari kayu.” jelas Suhai, warga sekitar lokasi kebakaran.

Yuli, salah satu warga yang  menjadi korban keganasan api menuturkan, api bermula dari rumah mamak Usnul (sapaan warga sekita). Dengan waktu singkat api cepat membesar sebab mama Usnul berjualan manisan.

“Saya sempat berteriak minta tolong dan dalam sekejap Api sudah membesar, sebagian barang milik saya tak bisa di selamatkan, beruntung nenek saya selama dalam musibah ini, ” ucapnya seraya menghapus air mata.

Di lokasi, Kapolsek Tungkal Ilir Iptu Sumarno Berutu SH mengatakan ‎pihaknya belum mengetahui asal usul api, apa dari Kompor, ataupun dari listri ataupun yang lainya. Untuk sementara kejadian ini masih di selidiki petugas. “Peristiwa ini masih dalam penyelidikan,” tegasnya.

Sementara dari dalam pantauan media, empat armada pemdam kebakaran bai dari Budhiluhur maupun BPBD, Damkar TNI Polri dibantu masyarakat nampak bahu membahu memadamkan api. Dalam waktu kurang lebih Satu jam api dapat dipadamkan. (her)

Ruangan komen telah ditutup.