Empat Tersangka Kasus Pipanisasi Tanjabbar Ditahan

Jambi, AP – Empat orang tersangka kasus pipanisasi air bersih di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) tahun 2009-2010 ditahan oleh penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, Selasa (16/10) kemarin.

Keempat tersangka tersebut yakni Sabar Barus mantan , Plh Kadis PU Tanjabbar sejak November sampai Desember 2010, Wendi Leo Heriawan selaku kuasa Direktur PT Batur Artha Mandiri, Eri Dahlan selaku Direktur PT Mega Citra Konsultan, dan Hendi Kusuma selaku pelaksana lapangan PT Mega Citra Konsultan, saat ini para tersangka dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Jambi kelas II A Jambi.

Menurut Kasi Penyidikan Kejati Jambi Imran Yusuf, kepada awak media mengatakan, keempat tersangka tersebut ditetapkan setelah di lakukan pengembangan terkait fakta-fakta dari penyelidikan terhadap tersangka Ir HS yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Kerugian Negara terkait dengan kasus ini sekitar 18 M, ini hasil penghitungan kerugian Negara, Total anggaran sekitar 151 M, kita lihat perkembangan kedepan, apakah dilanjutkan penahanan, atau tidak,” jelasnya.

Dalam kasus ini ada dua orang yang meninggal dunia, pertama Ketut yang setatusnya sebagai tersangka dan yang ke dua Burlian yang setatusnya sebagai saksi.

“Ada dua orang yang sudah meninggal, ada surat kematiannya,” ujar Imran.

Lebih rinci, Imran Yusuf menjelaskan, pertama Ir Bs sebagai pengguna anggaran, kedua ialah pihak rekanan, direktur dari perusdahaan PT Batu Arta, ketiga sdr Ir YH, selaku konsultan pengawas dan yang ke 4 adalah salah satu pelaksana lapangan, dari konsultan pengawas. ada empat orang.

Kini, tersangka dikenakan pasal 2 ayat 1 jo pasal 18 undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana diubah dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (rii/nto/tim)

Ruangan komen telah ditutup.