Tiga Daerah di Jambi Siaga Darurat Banjir

Jambi, AP – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah, mengatakan, tiga daerah di Jambi saat ini berstatus siaga darurat banjir.

“Tiga daerah yakni Kabupaten Bungo, Kerinci dan Kota Sungaipenuh sudah menaikan status siaga darurat banjir,” katanya, Selasa (13/11).

Dijelaskannya, berdasarkan keterangan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), intensitas hujan pada November dan Desember 2018 sangat tinggi.

Sebab itu semua daerah di Jambi khususnya di sepanjang aliran Sungai Batanghari rawan terdampak banjir.

“Saat ini kondisi hujan bukan dari ringan ke sedang, tetapi dari sedang ke lebat. Namun antisipasi, baik personil dan peralatan kita siap,” katanya.

Di masing-masing daerah, menurut Bachyuni, telah didirikan Posko dengan personil serta peralatan untuk penanganan jika sewaktu-waktu terjadi banjir.

Namun, untuk tiga daerah yang berstatus siaga darurat banjir itu, pihaknya belum mendapat laporan berapa banyak rumah warga yang terdampak banjir akibat luapan anak-anak sungai yang disebabkan tingginya intensitas hujan tersebut.

“Semua personil sudah dilatih untuk penanganan banjir. Seperti proses evakuasi dan menghibur masyarakat yang terdampak banjir,” ujar Bachyuni.

Sementara itu, Sekda Provinsi Jambi, M Dianto mengatakan, masih kekurangan logistik untuk membantu warga yang terdampak banjir.

“Bantuan logistik khususnya beras dan makanan siap saji yang ada di Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi hanya cukup untuk 1-2 kabupaten saja,” katanya usai meninjau kesiapan logistik di Dinas Sosial dan BPBD.

Sebab itu kata Dianto, Pemprov Jambi hari ini(Selasa) juga mengirim surat ke Kementerian Sosial dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang menyatakan bahwa di Jambi ada kabupaten/kota yang terdampak banjir dan memerlukan bantuan.

Dia mengatakan, pergerakan air luapan Sungai Batanghari bisa diprediksi. Jika di daerah bagian hulu sungai mengalami banjir, maka daerah hilir khususnya di Kota Jambi ikut banjir dalam tiga hari terakhir.

Terkait penanganan, Dianto memastikan personil BPBD dan Dinas Sosial Provinsi Jambi dan kabupaten/kota telah siap dan terlatih seperti dalam upaya evakuasi warga jika sewaktu-waktu terjadi banjir. ant

Ruangan komen telah ditutup.