Dampak Musim Kemarau, Distribusi Air PDAM Tebo Mulai Macet

MUARATEBO – Dampak kemarau tahun ini sangat mengganggu kebutuhan warga Tebo, terutama soal air bersih. Pasalnya distribusi air bersih yang dikelola PDAM Tirta Muaro saat ini sedikit terhambat. Hal ini banyak dikeluhkan warga Tebo khususnya yang berdomisili di wilayah Tebo Tengah.

Pelanggan PDAM Tirta Muaro, Herman, warga Desa Bedaro Rampak, Kecamatan Tebo Tengah mengaku, selama sepekan kemarin hingga hari ini, Minggu (11/8/2019), air yang biasanya mengalir ke rumah-rumah warga, kini sudah macet. Herman menyebut, air kerap macet terutama di pagi hari bahkan sesekali tidak keluar sama sekali atau mati.

“Sering macet, terutama pagi hari airnya kecil, bahkan beberapa hari kemarin seharian mati air tidak keluar sama sekali,” ujar Herman.

Sebelumnya, lanjut Herman, hal ini pernah di sampaikan beberapa kali kepada pihak PDAM Tirta Muaro, akan tetapi jawabannya selalu tidak memuaskan.

“Katanya nanti bakal di cek kesana, tapi sampai sekarang dak juga. Giliran kita telat bayar sehari, langsung di denda,” ungkapnya dengan nada kesal.

Hal senada dikeluhkan oleh pelanggan PDAM Tirta Muaro di kompleks perumahan Paal V City Residence Kecamatan Tebo Tengah. “Kalau pagi jelang siang air yang keluar kecil, tapi kalau malam hari normal lah,” ucap Heriyanto, warga kompleks perumahan Paal V Residence.

Terkait keluhan pelanggan tersebut, Direktur PDAM Tirta Muaro, Budi Irawan menjelaskan, bahwa memang dalam beberapa hari ini PDAM Tirta Muaro sedang mengalami gangguan teknis. Kendati demikian pihaknya terus berupaya untuk mengatasinya.

“Kita juga sudah meninjau intake milik PDAM yang kering disebabkan debit air sungai berkurang. Secara teknis peralatan aman, tapi debit sungai tempat air baku sangat jauh jadi debit yang kami ambil menjadi berkurang,” ujarnya.

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.