Puas Melawan Sakit Akhirnya Anak Yatim Penderita Tumor Paru Tutup Usia

Aksi Post.com- Kabar duka menyelimuti
Keluarga besar Rachju Rizky Perdana (19) warga RT 22 Desa Talangbelido Kecamatam Sungaigelam,Kabupaten Muaro Jambi.Rachju menghembuskan napas terakhir setelah berjuang melawan  penyakit tumor paru yang dideritanya.
Rajchju menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Jum’at (13/9/19) pagi sekira pukul 6.30 WIB di RSUD Raden Mattaher Jambi,dimana tempat dia dirawat .
“Iya benar dik, Rachju telah berpulang mendahului kita pagi ini sekitar pukul 06.30 WIB,” ungkap Essy Sulistiawati Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah tempat Rachju dahulu menuntut ilmu melalui pesan WhatsApp Jum’at (13/9/19) pagi ini.
Rachju diketahui dirawat di RSUD Raden Mattaher sejak sepekan terakhir. Atensi dari berbagai pihak mengalir untuk si anak yatim. Mulai dari Gubernur Jambi Fachrori Umar dan sang istri yang berkesempatan menjenguk langsung beliau saat dirawat, hingga Bupati Muarojambi Masnah Busyro.
Untuk melakukan tindakan medis lebih intens lagi, Rachju direkomendasikan untuk dirujuk ke RS di Palembang. Namun takdir berkata lain, Allah telah lebih dahulu memanggilnya sebelum sempat menjalani pengobatan di Palembang.
“Dak sempat lagi beliau berobat ke Palembang. Allah sudah memanggilnya lebih dahulu. Saat ini jenazahnya sudah di rumah duka,” kata Essy.
Mewakili keluarga, Essy pun mengucapkan ribuan terima kasih atas atensi dan bantuan semua pihak yang kepada mantan anak didiknya tersebut. Essy pun meminta keridhoan semua pihak yang mengenal dan pernah berinteraksi dengan Rachju semasa hidupnya untuk memaafkan kesalahan semasa beliau hidup.
“Tolong dimaafkan dosa dan kesalahan beliau baik disengaja ataupun tidak disengaja. Semoga beliau husnul khotimah,” pungkasnya.
Sementara itu Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi drg Iwan Hendrawan membenarkan bahwa Pasien atas nama Raju telah meninggal dunia.
“Pihak rumah sakit telah berusaha melakukan tindakan medis kepada Rachju,dan takdir berkata lain, pihak RSUD melakukan tindakan sesuai dengan Standar Operasional Prosedural,sebelum jenazah dipulangkan.Kita lakukan observasi selama 2 jam sebelum jenazah dipulangkan ke rumah duka.”Ungkapnya.tim

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.