Indikasi Korupsi Dana Desa,Tim Inspektorat Batanghari Investigasi BUMDES Desa Lopak Aur

Aksi Post.com- Terkait laporan dugaan korupsi dana desa Desa Lopak Aur,Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari,tim inspektorat Kabupaten Batanghari, kamis 19/9 melakukan investigasi bangunan kandang ayam BUMDES desa Lopak Aur tahun anggaran 2017 Senilai Rp 279 Juta.

Pembangunan kandang ayam tersebut menghabiskan anggaran Rp 187 Juta dari Rp 279 juta yang tertera dalam pagu anggaran dana desa 2017.Untuk sisa anggaran Rp 92 Juta terindikasi korupsi oleh Sekretaris Desa(Sekdes) Lopak Aur inisial AA bersama rekannya bendahara M dan ketua BUMDES Z sebagaimana laporan Ketua BPD Desa Lopak Aur Aman dan anggota ,beserta masyarakat Desa Lopak Aur Kepada Inspektorat dan pihak kepolisian.

Puluhan Masyarakat Desa Lopak Aur bersama BPD berkumpul Di Kantor Kepala Desa Lopak Aur,melakukan audiensi bersama tim investigasi dari inspektorat dilanjutkan dengan meninjau lokasi kandang ayam milik BUMDES yang saat ini terbengkalai,yang berlokasi dijalan lintas Jambi Muara Bulian.

“Selaku Ketua BPD Desa Lopak Aur dan Masyarakat Desa,kami minta pihak inspektorat dan pihak kepolisian menindak lanjuti laporan kami.Hal ini sudah jelas merugikan keuangan negara senilai Rp 92 Juta.”Ujar Aman Ketua BPD

Ditegaskan Aman Pihak penegak hukum harus mengaudit bangunan kandang ayam milik BUMDES yang menghabiskan anggaran Rp 187 Juta dari total anggaran Rp 279 juta.

“Kami meyakini kandang ayam yang dibangun dengan dana desa 2017 ini tidak mungkin menghabiskan anggaran Rp.187 juta.Dari jenis kayu yang digunakan,tidak menjamin kualitasnya, buktinya kandang ayam itu sudah lapuk dan nyaris roboh.”tegas Aman

Dilanjutkannya dengan adanya perkara ini,tentunya akan menghambat jalannya roda pemerintahan desa,siapa yang bertanggung jawab atas keuangan desa yang dihabiskan itu,jika masalah ini belum menemukan titik terang.

“Selaku ketua BPD saya menjadi beban moral,sebab masyarakat desa selalu menanyakan kelanjutan masalah ini.Intinya Sekdes harus bertanggung jawab,dan mengembalikan kerugian negara itu tentunya tidak menghilangkan pidana.

Dilanjutkan Aman Pemerintah Desa sebelumnya sudah mediasi secara kekeluargaan kepada Sekdes untuk mengembalikan sisa uang pembangunan kandang ayam senilai 92 juta akan tetapi hingga memasuki dua tahun ini uang tersebut tak kunjung dikembalikan.

Terpisah Anggota DPRD Batanghari,M Amin Z alias Amin Tajam,meminta pihak penegak hukum menindak tegas perilaku Sekdes yang diduga merugikan keuangan negara.

“Kita Minta Pihak Inspektorat dan penegak hukum melakukan tindakan tegas terkait dugaan korupsi yang dilakukan sekdes desa Lopak Aur Sebesar Rp 92 Juta.Ini jelas jelas merugikan uang negara.”Ungkap Amin.

Lebih lanjut diungkapkan Politisi Golkar Dapil Pemayung Bajubang ini,pihak desa akan menunggu hasil tindak lanjut investigasi yang dilakukan tim inspektorat,yang dijadwalkan Senin nanti.

“Kita tunggu hasil investigasi pihak inspektorat,janjinya hari Senin akan ada kelanjutan.”Pungkasnya.

Sejak berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak inspektorat terkait hasil investigasi yang dilakukan.Dan pihak inspektorat belum berani mengeluarkan statemen sebelum digelar hasil investigasi sembari menunggu Kepala Inspektorat yang saat melaksanakan tugas diluar kota.

“Nanti kita ekspose setelah kepala inspektur pulang dari dinas.Saat ini beliau dinas diluar kota bersama pak Bupati,karena SOP nya harus digelar perkaranya dulu baru kita ekspose”Tutur Akmaludin,SH Sekretaris Inspektorat,ketika dikonfirmasi diruang kerjanya Kamis 19/9.Sup

Ruangan komen telah ditutup.