Robbi,Korlap Aksi; Masyarakat Sibuk Dengan Kabut Asap Bupati Syahirsah “Jalan Ke Bali

Aksi Post.com- Puluhan Massa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Batanghari(Himbari) melakukan unjuk rasa ke Kantor Bupati Batanghari Kamis 26/9. Aksi mahasiswa ini mendapat pengawal ketat dari pihak Polres Batanghari dengen menerjunkan puluhan personil sabhara dan mobil water Cannon.

Aksi damai dilakukan mahasiswa ini membawa beberapa tuntutan kepada pemerintah daerah,yang keinginannya disampaikan langsung kepada Bupati Batanghari Syahirsah.Namun kedatangan puluhan Mahasiswa ini menelan kekecewaan karena Bupati Syahirsah tidak dapat dijumpai karena berada diluar kota.

Kehadiran Massa Paguyuban HIMBARI disambut langsung oleh Sekda Batanghari Bakhtiar untuk dilakukan audiensi diruang Pola kecil Bupati Batanghari,bersama sejumlah pejabat OPD Tekhnis dan pihak Kepolisian Polres Batanghari.

“Terus terang kami kecewa tidak bisa bertemu dengan bapak Bupati.Kami tidak bermaksud ketemu dengan Bapak sekda Bakhtiar,Karena kewenangan berada di Bapak Bupati,akan percuma bapak berkhutbah didepan.”Ungkap Robi, Korlap aksi,saat audiensi dimulai.

Ditegaskan Robi,beberapa tuntutan Mahiswa Himbari,seperti meminta pemerintah daerah memberikan solusi kongkrit mengenai Karhutla yang ada di kabupaten Batanghari dan meminta pemerintah mencabut izin perusahaan yang menyebabkan terjadinya kebakaran,dan menindak tegas pelaku pembakaran.

“Ditengah Masyarakat menghirup udara tidak sehat,sementara bapak Bupati Syahirsah berangkat jalan jalan Ke Bali.
Kita butuh solusi yang kongkrit,Kalau pemerintah hanya bisa bagi bagi masker,anak SD juga bisa.”Ujar Robi dengan nada kesalnya.

Sementara itu,Sekda Batanghari Bakhtiar saat memimpin audiensi menuturkan,atas nama pemerintah menyampaikan permohonan maaf bahwasanya Bupati Batanghari Syahirsah, saat ini tengah melakukan perjalanan dinas ke Bali dalam rangka Penyerahan aset dari Kementerian PUPR.

“Bapak Bupati saat ini menerima penyerahan aset dari kementerian PUPR.Bahwa aset aset yang telah dibangun pemerintah pusat diserahkan ke pemerintah daerah,selanjutnya pemanfaatannya untuk pemerintah daerah.”Sebut Sekda Bakhtiar

Dilanjutkannya,Pemerintah mengapresiasi, aspirasi yang disampaikan mahasiswa yang tergabung dalam Himbari dengan membawa sejumlah tuntutan demi membangun Batanghari.

“Saya mengapresiasi bahwa Himbari merasa memiliki daerah.Artinya mahasiswa juga ingin berbuat untuk Kabupaten Batanghari.”Tuturnya.

Senada disampaikan Ketua Umum HIMBARI Safril,bahawa Himbari sampai saat ini belum pernah ketemu dan bicara sama Bupati.”Bupati itu selaku orang tua kami,kami ingin berbicara langsung dengan Bupati.”Sebut Safril

Dijelaskan Safril Sebelumnya Himbari telah menyurati Bupati,ingin duduk bersama mengenai kondisi Batanghari saat ini akan tetapi suratnya tak kunjung ditanggapi.

“Sebelumnya kami telah menyurati Bupati,namun surat kami tidak ditanggapi,akhirnya aksi damai ini kami lakukan.Kita prihatin Situasi masyarakat saat ini namun Bupati jalan Ke Bali.”Sebut Safril

Dari kesimpulan audiensi yang dilakukan anatara pemerintah daerah Batanghari dengan massa aksi,Paguyuban Himbari terus menunggu Waktu untuk bertemu Bupati Syahirsah untuk duduk diforum bersama.(Sup)

Ruangan komen telah ditutup.