Gubernur: Pramuka Bangun Benteng terhadap Pengaruh Negatif Budaya Asing

Jambi, AP – Gubernur Jambi H. Fachrori Umar,  selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Gerakan Pramuka Jambi  yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jambi M. Dianto, membuka Perkemahan Pramuka Garuda Golongan Siaga, Penggalang,  Penegak, dan Pendega se Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jambi Tahun 2019. Pembukaan dilaksanakan di lapangan depan Kantor Gubernur Jambi, Kamis (28/11).

Dalam sambutan tertulis gubernur yang dibacakan Sekda Provinsi Jambi ditekankan bahwa Pramuka membangun benteng terhadap pengaruh negatif budaya asing. Dan, pembukaan perkemahan kegiatan pertemuan ini memiliki makna dan tujuan yang cukup strategis dalam konteks pembinaan anggota pramuka yang handal dan terampil yang pada gilirannya nanti akan mewujudkan generasi muda yang tangguh dan mandiri yang akan mengisi pembangun di masa yang akan datang.  

“Dalam rangka mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia kita seringkali terkungkung  oleh pemikiran bahwa sumber daya manusia yang unggul ditentukan oleh seberapa luas ilmu pengetahuan, seberapa canggih teknologi dan keterampilan yang dikuasai. Oleh karenanya, fokus pendidikan yang kita jalankan adalah mendorong peningkatan kualitas intelektual dan keterampilan semata kita, seringkali menafikan bagaimana meningkatkan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual dari setiap warga bangsa, realitas yang kita lihat banyak sekali generasi muda yang berpikir dan berbuat dengan mengadopsi budaya asing secara penuh seakan-akan mereka tidak memiliki filter dan telah tercabut dari akar budayanya. Kondisi ini menunjukkan adanya kekeliruan dalam pola didik dan asuh,” ujar gubernur. 

Gubernur menegaskan, pola didik dan pola asuh Pramuka mampu menjadikan manusia yang unggul baik dari aspek intelektual, emosional, dan spiritual. 

“Kegiatan Pramuka mampu memunculkan kembali rasa kesetiakawanan sosial, budaya musyawarah mufakat, rasa kekeluargaan, dan kegotongroyongan, serta sikap saling menghormati.  Melalui Pramuka pula dapat membangun benteng dan filter terhadap pengaruh negatif budaya asing. Oleh sebab itu, saya sangat berharap kepada Kwarda Gerakan Pramuka Jambi dapat membudayakan kembali Gerakan Pramuka yang turut meredup seiring pesatnya arus globalisasi yang terjadi. Kita harus bahu-membahu dan mendorong pola pendidikan di daerah ini, yang mampu mengintegrasikan pendidikan yang meningkatkan kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spritual sehingga mampu melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas unggul dan berkarakter, serta siap menghadapi tantangan global dengan mempertahankan jati diri sebagai bangsa,” jelas gubernur.

Sekda Provinsi Jambi, M. Dianto, dalam sesi wawancara menyakatan harapannya agar perkemahan Pramuka meningkatkan persaudaraan.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini, apalagi acaraa ini juga dihadiri oleh Pramuka dari Malaysia yang telah memberikan penghargaan kepada Gubernur Jambi dan juga kepada Kwarnas dan Kakwarda Kalimatan Barat yang turut hadir hari ini. Kehadiran beliau-beliau ini menunjukkan perhatian yang besar kepada Pramuka Jambi, dan seperti yang kita ketahui bahwa Pramuka Garuda adalah tingkatan Pramuka tertinggi dan kita mendorong setiap Pramuka untuk berusaha meningkatkan keterampilannya serta sikap tindakan yang dapat menjadi tauladan dan bermanfaat bagi orang lain, memberikan kebanggaan bagi Gerakan Pramuka di masa depan menjadi calon pemimpin yang akan mengemban tugas bangsa dan negara tercinta menjadi lebih baik,” terang Sekda. (HMS)

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.