• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Februari 14, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Ribuan Warga Batanghari Dapat Bantuan Kelambu

Ribuan Warga Batanghari Dapat Bantuan Kelambu

17 Oktober 2017
in DAERAH

Jambi, AP – Ribuan warga Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi mendapat bantuan kelambu dari global fund melalui pemerintah setempat dalam rangka eleminasi penyakit malaria di daerah itu.

“Eleminasi malaria adalah suatu upaya untuk menghentikan penularan malaria dalam satu wilayah geografis tertentu,” kata Kepala Dinas Kesehatan Batanghari, dr Elvie Yennie di Muarabulian, Selasa (17/10).

Berita Lainnya

500 PAUD Hadiri Edukasi Tanam Jagung di Poktan Kasturi

TMMD ke-127 di Bajubang Resmi Dimulai, Bupati Batang Hari Pimpin Upacara

Gubernur Jambi Umrohkan Orang Tua Peraih Emas PON Aceh–Sumut

Namun upaya lain katanya tetap dibutuhkan yakni kegiatan kewaspadaan di masyarakat untuk mencegah penularan kembali.

Eleminasi malaria tersebut bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang hidup sehat yang terbebas dari penularan malaria secara bertahap sampai tahun 2030.

“Sasarannya adalah seluruh wilayah yang dinyatakan endemis malaria, termasuk Kabupaten Batanghari,” katanya.

Pencanangan pemberian kelambu massal fokus (PKMF) sebanyak 5.300 set di kabupaten tersebut hanya untuk lima desa.

Yakni Desa Karmio Kecamatan Batin XXIV sebanyak 1.600 kelambu dan Desa Tanjung Marwo Kecamatan Muara Tembesi sebanyak 1.150 Kelambu.

Kemudian Desa Pulau Kecamatan Muara Tembesi sebanyak 900 kelambu, Desa Bulian Jaya Kecamatan Maro Sebo Ilir sebanyak 1.350 kelambu dan desa Bukit Kemuning Kecamatan Mersam sebanyak 300 kelambu.

Diberikannya bantuan kelambu untuk eleminasi malaria tersebut dikarenakan kabupaten tersebut merupakan salah satu kabupaten yang masih beresiko terhadap malaria dan termasuk 80 persen kabupaten/kota di Indonesia yang endemis malaria.

“Jumlah kasus malaria di Kabupaten Batanghari yang dilaporkan pada tahun 2015 sebanyak 212 kasus, tahun 2016 sebanyak 45 kasus dan sampai dengan september 2017 sebanyak 5 kasus,” kata Elvie menambahkan. tim

ShareTweetSend
Previous Post

Tinggal Digubuk Bambu, Makan Dari Belas Kasihan Tetangga

Next Post

Gerombolan Pecuri Kayu Manis, Terus Beraksi

Related Posts

500 PAUD Hadiri Edukasi Tanam Jagung di Poktan Kasturi

500 PAUD Hadiri Edukasi Tanam Jagung di Poktan Kasturi

13 Februari 2026
TMMD ke-127 di Bajubang Resmi Dimulai, Bupati Batang Hari Pimpin Upacara

TMMD ke-127 di Bajubang Resmi Dimulai, Bupati Batang Hari Pimpin Upacara

10 Februari 2026
Gubernur Jambi Umrohkan Orang Tua Peraih Emas PON Aceh–Sumut

Gubernur Jambi Umrohkan Orang Tua Peraih Emas PON Aceh–Sumut

4 Februari 2026
Al Haris Ganti Pejabat Pemprov Jambi, Fery Kusnadi ke Arief Munandar

Al Haris Ganti Pejabat Pemprov Jambi, Fery Kusnadi ke Arief Munandar

4 Februari 2026
Akhirnya Gunungan Sampah di RSUD Raden Mattaher Diangkut, Atas Perintah Plt Direktur

Akhirnya Gunungan Sampah di RSUD Raden Mattaher Diangkut, Atas Perintah Plt Direktur

3 Februari 2026
MUI Jalin Silaturahmi dengan Kapolda Jambi

MUI Jalin Silaturahmi dengan Kapolda Jambi

29 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In