• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Mei 15, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Mensos Apresiasi Pendamping Yang Laporkan Penyelewengan PKH

Mensos Apresiasi Pendamping Yang Laporkan Penyelewengan PKH

11 Juli 2018
in NASIONAL

Jakarta, AP – Menteri Sosial Idrus Marham mengapresiasi kepada Yuliana, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang melaporkan dugaan penyimpangan bansos tersebut di Sunter, Jakarta Utara.

“Kami berikan apresiasi. Yang berprestasi harus diberikan reward, yang melanggar kasih hukuman,” kata Mensos dihadapan para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH yang menjadi korban penyelewengan dana bansos di GOR Sunter, Jakarta Utara, Rabu.

Berita Lainnya

Perkuat Sinergi Lintas Sektor dalam Pemanfaatan Aset Negara di Hulu Migas

BGN Tutup Sementara Dapur MBG Simpang Tiga Sipin, Ketua RT Ucapkan Terimakasih 

Gubernur Al Haris Hadiri Entry Meeting BPK RI, Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan Daerah

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Harry Hikmat mengatakan, apa yang dilakukan oleh Yuliana bisa menjadi inspirasi bagi pendamping lainnya.

Yuliana, pendamping PKH yang melaporkan dugaan penyelewengan bansos menceritakan kronologis penyimpangan.

Yuliana awalnya pendamping PKH di Koja lalu pada Maret 2018 ditempatkan di Sunter Jaya. Saat ia ke lapangan, bertemu dengan KPM untuk meminta data, KPM tersebut mengaku sudah tidak terima bantuan PKH sejak 2015.

Lalu Yuliana menindaklanjuti dengan mengecek ke bank penyalur yaitu BNI, ternyata ditemukan bahwa ada transaksi keuangan sementara KPM tidak menerima uang bantuan tersebut.

“Dari sistem dilihat ada pentransferan uang. ATM sudah diganti semua PINnya oleh koordinator yang bukan pendamping,” kata Yuliana.

Sebanyak 29 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH korban penyimpangan dana bansos dari Kelurahan Sunter Jaya Kecamatan Tanjung Priok, diduga penyelewengan yang dilakukan oknum pendamping berinisial E mencapai Rp 95 juta. ant

ShareTweetSend
Previous Post

Cukup Banyak Pengguna Jasa Enggan Pulangkan ART

Next Post

Cakades Diperbolekan Dari Luar Desa

Related Posts

Perkuat Sinergi Lintas Sektor dalam Pemanfaatan Aset Negara di Hulu Migas

Perkuat Sinergi Lintas Sektor dalam Pemanfaatan Aset Negara di Hulu Migas

8 Mei 2026
BGN Tutup Sementara Dapur MBG Simpang Tiga Sipin, Ketua RT Ucapkan Terimakasih 

BGN Tutup Sementara Dapur MBG Simpang Tiga Sipin, Ketua RT Ucapkan Terimakasih 

25 April 2026
Gubernur Al Haris Hadiri Entry Meeting BPK RI, Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan Daerah

Gubernur Al Haris Hadiri Entry Meeting BPK RI, Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan Daerah

3 April 2026
KADIN Bersama Parto Luncurkan K-Go.Store

KADIN Bersama Parto Luncurkan K-Go.Store

13 Maret 2026
SKK Migas Saksikan Penandatanganan Lima Amandemen PJBG Terproses untuk Mendukung Pelaporan Lifting NGL

SKK Migas Saksikan Penandatanganan Lima Amandemen PJBG Terproses untuk Mendukung Pelaporan Lifting NGL

11 Maret 2026
Peringkat 1 Nasional, Pemprov Jambi Raih Opini Tertinggi Ombudsman RI Tanpa Maladministrasi Pelayanan Publik

Peringkat 1 Nasional, Pemprov Jambi Raih Opini Tertinggi Ombudsman RI Tanpa Maladministrasi Pelayanan Publik

29 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In