• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Januari 31, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Menteri LHK Minta Daerah Waspada Karhutla

Menteri LHK Minta Daerah Waspada Karhutla

24 Januari 2019
in NASIONAL

Jakarta, AP – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya meminta daerah-daerah yang rawan kebakaran hutan dan lahan untuk tetap waspada kebakaran.

“Kalau lihat 2019 sampai dengan kemarin tanggal 21-22 (Januari, red.) jumlah ‘hotspot’-nya 41-an rata-rata selama sekian 20 hari,” kata Siti usai menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/01).

Berita Lainnya

Peringkat 1 Nasional, Pemprov Jambi Raih Opini Tertinggi Ombudsman RI Tanpa Maladministrasi Pelayanan Publik

Sekjen Kemendagri Minta Pemda Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan

Isi Pengajuan Wartawan yang Dikabulkan MK

Dia mengatakan jumlah titik api itu lebih banyak daripada periode yang sama pada 2018 yang mencapai 17-23 titik api.

Sejumlah daerah yang perlu mewaspadai karhutla, antara lain Provinsi Riau, Provinsi Jambi, Provinsi Kalimantan Barat, dan Provinsi Kalimantan Timur.

Menteri LHK meminta patroli pengawas kebakaran lebih diintensifkan dan juga mengaktifkan kembali Satgas Karhutla.

“Posisi siaga darurat harus diangkat. Kemudian ‘monitoring’ dan analisis ‘hotspot’ tetap harus dilakukan, personel disiagakan,” tegas Siti.

Selain itu, hal yang juga penting dilakukan oleh pemda adalah mendampingi petani untuk diberikan pilihan cara dalam membuka lahan selain dengan membakar tanaman.

Menteri Siti menjelaskan kendati pihaknya bersama Badan Restorasi Gambut (BRG) sudah memberikan pelatihan sekaligus pendampingan kepada petani, cakupannya perlu ditingkatkan.

Dalam laporannya kepada Presiden, Siti mengatakan BRG bersama pihak swasta juga telah melakukan pemulihan beberapa lahan gambut melalui pembangunan sekat kanal, sumur air, dan embung dengan jumlah sekitar 20 ribu unit.

Kendati demikian, tambah Siti, tantangan untuk pemadaman karhutla yang masih mengganjal, yakni sulitnya sumber air di daerah terpencil. (B019). ant

ShareTweetSend
Previous Post

Kerinci Miliki Varietas Bawang Putih Lokal Potensial

Next Post

Terlibat Kasus Korupsi, 9 ASN Pemprov Jambi Resmi Diberhentikan

Related Posts

Peringkat 1 Nasional, Pemprov Jambi Raih Opini Tertinggi Ombudsman RI Tanpa Maladministrasi Pelayanan Publik

Peringkat 1 Nasional, Pemprov Jambi Raih Opini Tertinggi Ombudsman RI Tanpa Maladministrasi Pelayanan Publik

29 Januari 2026
Sekjen Kemendagri Minta Pemda Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan

Sekjen Kemendagri Minta Pemda Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan

19 Januari 2026

Isi Pengajuan Wartawan yang Dikabulkan MK

19 Januari 2026
Mendagri Dorong Percepatan Pendataan Rumah Rusak Pascabencana Sumatra

Mendagri Dorong Percepatan Pendataan Rumah Rusak Pascabencana Sumatra

6 Januari 2026
Dewan Pers Teken MoU dengan KPPU Demi Cegah Monopoli

Dewan Pers Teken MoU dengan KPPU Demi Cegah Monopoli

17 Desember 2025
Jambi Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025

Jambi Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025

15 Desember 2025
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In