• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Maret 21, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Fachrori, Ketersedian Lahan Pertanian Menjadi Permasalahan Komplek Daerah.

Fachrori, Ketersedian Lahan Pertanian Menjadi Permasalahan Komplek Daerah.

30 April 2019
in DEMOKRASI

Jambi, AP – Pada Rakor Dewan Ketahanan Pangan (DKP) Priode I Tahun 2018. Gubernur Jambi Fachrori Umar mengungkapkan temuan permasalahan komplek yang menggrogoti sektor ketahanan pangan Provinsi Jambi.

Dalam pemaparannya, Salah satu permasalahan yang cukup komplek adalah indikasi berkurangnya ketersediaan lahan pertanian yang tidak singkrong dengan pertambahan jumlah penduduk. Permasalahan tersebut dirasa cukup komplek. “Karena kita ketahui hal ini erat kaitannya dengan peningkatan produksi,” jelasnya, Senin pagi (29/04).

Berita Lainnya

Waka DPRD Tidak Ingin Ada Lonjakan Harga Jelang Lebaran

Waka DPRD Ivan Wirata Sebut Banyak Potensi Perlu Digarap untuk PAD Jambi

Hafiz Fattah: Saya Mengecam Keras Angkutan Batu Bara

Menurut Fachrori, dalam mencapai progres ketahanan pangan, tidak cukup hanya sebatas bertahan, melainkan progres memperkecil resiko ketahanan pangan suatu daerah. Sehingga daerah mampu memenuhi kebutuhannya sendiri.

“Ketika kondisi pangan suatu daerah tidak tersedia tidak cukup memenuhi kebutuhan penduduk maka yang akan terjadi adalah kerawanan pangan, ini yang kita kawatirkan” jelasnya.

Selain itu, berdasarkan laporan Dinas Ketahanan Pangan yang telah menyusun peta ketahanan dan kerentanan diharapkan dapat memberikan informasi dan bisa menyusun konsep kerawanan berdasarkan indikator-indikator yang sudah di susun.

“Saya minta Kepada Bupati Walikota menindaklanjuti (red – peta ketahanan pangan) dengan menyusun sampai tingkat Desa,” lanjutnya.

Untuk itu, melalui Rakor tersebut, Fachrori berharap pemerintah daerah memperhatikan indikasi permasalahan tersebut, sehingga kedepan diharapakan sektor pangan bukan lagi menjadi stigama permasalah komplek yang menggrogoti tubuh ketahanan suatu daerah. rii

ShareTweetSend
Previous Post

Satgas Pangan Kawatirkan Kerusakan Jalan Ganggu Distribusi dan Stabiltas Harga Menjelang Puasa.

Next Post

Kondisi Jalan Provinsi di Tanjabtim Rusak Hingga 80 Persen

Related Posts

Waka DPRD Tidak Ingin Ada Lonjakan Harga Jelang Lebaran

Waka DPRD Tidak Ingin Ada Lonjakan Harga Jelang Lebaran

16 Maret 2026
Waka DPRD Ivan Wirata Sebut Banyak Potensi Perlu Digarap untuk PAD Jambi

Waka DPRD Ivan Wirata Sebut Banyak Potensi Perlu Digarap untuk PAD Jambi

15 Maret 2026
Hafiz Fattah: Saya Mengecam Keras Angkutan Batu Bara

Hafiz Fattah: Saya Mengecam Keras Angkutan Batu Bara

12 Maret 2026
Perkuat Kebijakan Riset dan Kekayaan Intelektual, Komisi I DPRD Jambi Kunjungi Balitbangda Jawa Barat

Perkuat Kebijakan Riset dan Kekayaan Intelektual, Komisi I DPRD Jambi Kunjungi Balitbangda Jawa Barat

4 Maret 2026
DPRD Pastikan Polemik Zona Merah sampai ke Kementerian ATR/BPN

DPRD Pastikan Polemik Zona Merah sampai ke Kementerian ATR/BPN

27 Februari 2026
RDP Bersama Bank Jambi dan OJK, Ketua DPRD Kemas Faried: Tidak Boleh Lupa

RDP Bersama Bank Jambi dan OJK, Ketua DPRD Kemas Faried: Tidak Boleh Lupa

26 Februari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In