• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Maret 25, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
CE-Hilal Gelar Zikir Akbar Menuju Pilkada Damai

Muhammadiyah Anjurkan Shalat Idul Adha Batasi Jamaah

24 Juni 2020
in DEMOKRASI

Jakarta, AP – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menganjurkan pelaksanaan shalat Idul Adha (id) dilakukan di rumah untuk menghindari penularan COVID-19 mengingat persebaran virus corona jenis baru di Indonesia belum menunjukkan grafik penurunan yang signifikan.

“Sangat dianjurkan dilakukan di rumah masing-masing dengan alasan persebaran COVID-19 belum menunjukkan grafik menurun yang signifikan,” kata Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Syamsul Anwar saat konfernsi pers di Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Rabu 24 Juni 2020.

Berita Lainnya

Waka DPRD Tidak Ingin Ada Lonjakan Harga Jelang Lebaran

Waka DPRD Ivan Wirata Sebut Banyak Potensi Perlu Digarap untuk PAD Jambi

Hafiz Fattah: Saya Mengecam Keras Angkutan Batu Bara

Kendati saat ini banyak yang menyebut bahwa saat ini telah memasuki masa normal baru atau new normal, menurut Syamsul, istilah itu adalah untuk mendukung aspek lain yakni menggeliatkan perputaran ekonomi.

“Tetapi hal-hal yang dapat kita laksanakan di rumah ya dilaksanakan di rumah, seperti ibadah,” kata dia.

Sementara itu, bagi yang ingin tetap melaksanakan, khususnya di daerah zona hijau atau yang dinilai aman oleh pemerintah daerahnya serta Muhammadiyah Covid-19 Command Center ( MCCC), Syamsul mengimbau agar dilaksanakan di lapangan kecil yang melibatkan warga sekitar RT/RW masing-masing.

“Kalau dilakukan di lapangan ya di tempat yang kecil di lingkungan masing-masing sehingga mengurangi kerumunan,” kata dia.

Jika tetap dilaksanakan, menurut Syamsul, pelaksanaannya harus dipastikan mematuhi protokol kesehatan seperti menjaga jarak, menggunakan masker, termasuk membatasi jumlah jamaah yang hadir.

“Kita tidak tahu orang yang kelihatannya sehat-sehat saja, kita tidak tahu dia dari mana, apalagi banyak orang tanpa gejala. Kita ingin secepat-cepatnya keluar dari darurat pandemi COVID-19 ini,” kata dia. (Red)

ShareTweetSend
Previous Post

KPK Akan Miskinkan Cornelis Cs Lewat TPPU?

Next Post

Momen Haru Video Call Terakhir Serma Wahyudi Dengan Istri dan Tiga Anaknya

Related Posts

Waka DPRD Tidak Ingin Ada Lonjakan Harga Jelang Lebaran

Waka DPRD Tidak Ingin Ada Lonjakan Harga Jelang Lebaran

16 Maret 2026
Waka DPRD Ivan Wirata Sebut Banyak Potensi Perlu Digarap untuk PAD Jambi

Waka DPRD Ivan Wirata Sebut Banyak Potensi Perlu Digarap untuk PAD Jambi

15 Maret 2026
Hafiz Fattah: Saya Mengecam Keras Angkutan Batu Bara

Hafiz Fattah: Saya Mengecam Keras Angkutan Batu Bara

12 Maret 2026
Perkuat Kebijakan Riset dan Kekayaan Intelektual, Komisi I DPRD Jambi Kunjungi Balitbangda Jawa Barat

Perkuat Kebijakan Riset dan Kekayaan Intelektual, Komisi I DPRD Jambi Kunjungi Balitbangda Jawa Barat

4 Maret 2026
DPRD Pastikan Polemik Zona Merah sampai ke Kementerian ATR/BPN

DPRD Pastikan Polemik Zona Merah sampai ke Kementerian ATR/BPN

27 Februari 2026
RDP Bersama Bank Jambi dan OJK, Ketua DPRD Kemas Faried: Tidak Boleh Lupa

RDP Bersama Bank Jambi dan OJK, Ketua DPRD Kemas Faried: Tidak Boleh Lupa

26 Februari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In