• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Agustus 29, 2025
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Halaman Sekolah Rawan Banjir

Ilustrasi banjir

Butuh Rp1.000 Triliun Cegah 112 Kabupaten/Kota Tenggelam

4 Agustus 2021
in DAERAH

JAMBI – Selama ini perhatian banyak orang terkait penurunan tanah lebih fokus ke Jakarta.

Padahal data penelitian Dr Heri Andreas menunjukkan ada 112 kabupaten/kota yang tiap tahun mengalami penurunan dan terancam tenggelam.

Berita Lainnya

Dalam Sehari, Bupati Batang Hari Borong 2 Penghargaan Bergengsi

BAZNAS Indonesia Beri Fadhil Arief Penghargaan Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat

Mantap Kali Lah! Uang Rp24 Miliar Demi Timbun Tanah Pembangunan Stadion Jambi Swarnabhumi

Tingkat penurunan tanah dan potensi hilangnya lahan pesisir lebih besar di Sumatera ketimbang di Jawa.

“Sejak dua tahun lalu kami mencatat ada 112 kabupaten/kota yang tanahnya terus menurun. Di sepanjang pesisir timur Sumatera itu potensi hilangnya kawasan pesisir hampir sejuta hektare pada 2050. Kalau di Pantura Jawa sekitar puluhan atau belasan ribu hektare,” kata Heri, yang saat ini menjabat Kepala Laboratorium Geodesi ITB, dalam program Blak-blakan detikcom, Rabu (4/8/2021).

Dia terlibat dalam penelitian soal penurunan tanah di pesisir Jakarta sejak masih mahasiswa ITB pada 1997.

Dengan biaya sendiri, kemudian dia mengembangkan penelitian ke daerah Pantura Jawa, pesisir timur Sumatera, serta Kalimantan Barat dan Selatan.

Di Sumatera, khususnya Riau dan Jambi, belakangan mulai dikenal sebagai ‘Pasang Keling’ untuk menyebut banjir rob. Dalam hipotesisnya, banjir di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu akibat penurunan tanah.

Secara umum, kata Heria Andreas, ada tujuh faktor penyebab terjadinya penurunan tanah, yakni kompaksi alamiah, beban urukan dan infrastruktur, eksploitasi air tanah, efek tektonik, eksploitasi minyak dan gas, geotermal, dan pengeringan lahan gambut.

“Kalau di Sumatera, hipotesa kami adalah karena pengeringan lahan gambut untuk perkebunan sawit,” kata Heri.

Dalam perhitungan kasar yang dilakukannya, konsekuensi dari banjir rob di seluruh pesisir Indonesia itu butuh lebih dari Rp 1.000 triliun untuk penanganannya.

Tapi biayanya akan jauh lebih murah dan permanen jika segera membenahi manajemen penggunaan air tanah dengan mendaur ulang atau menyulih air laut ketimbang membangun tanggul.

“Tapi itu butuh waktu lama karena menyangkut perubahan budaya masyarakat. Karena itu di negara lain, seperti Jepang, menyiasati ancaman rob ini prioritasnya adalah membangun tanggul. Baru kemudian memperbaiki manajemen penggunaan air tanah,” kata Heri Andreas.

ShareTweetSend
Previous Post

Provinsi Jambi Malah Catat Kenaikan Covid

Next Post

Haris Kunker ke Kabupaten Tebo

Related Posts

Dalam Sehari, Bupati Batang Hari Borong 2 Penghargaan Bergengsi

Dalam Sehari, Bupati Batang Hari Borong 2 Penghargaan Bergengsi

29 Agustus 2025
BAZNAS Indonesia Beri Fadhil Arief Penghargaan Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat

BAZNAS Indonesia Beri Fadhil Arief Penghargaan Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat

28 Agustus 2025
Mantap Kali Lah! Uang Rp24 Miliar Demi Timbun Tanah Pembangunan Stadion Jambi Swarnabhumi

Mantap Kali Lah! Uang Rp24 Miliar Demi Timbun Tanah Pembangunan Stadion Jambi Swarnabhumi

27 Agustus 2025
Fadhil Arief: Kita Ubah Remaja Setelah Tamat Sekolah, Jangan Gengsi 

Batang Hari Jadi Daerah Pertama di Provinsi Jambi Bentuk TTIS, Al Haris Sebut Mantap, Amir Hamzah Bilang Komitmen Bupati

27 Agustus 2025
Pemkot akan Tambah Pos Pemadam dan Armada Penanggulangan Bencana

Pemkot akan Tambah Pos Pemadam dan Armada Penanggulangan Bencana

27 Agustus 2025
JambiKota-CSIRT Siap Cegah dan Tangani Ancaman Siber

JambiKota-CSIRT Siap Cegah dan Tangani Ancaman Siber

26 Agustus 2025
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In