• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Maret 11, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Kita Penghasil Sawit Terbesar Dunia, Kok Harganya Diatur

Tanaman Paling Realistis Ditanam di Lahan Gambut, Kelapa Sawit!

18 Februari 2022
in MILENIAL

JAKARTA – Areal gambut terdiri dari lahan gambut untuk budi daya dan untuk hutan lindung. Berdasarkan data Wet International, sekitar 80 persen lahan gambut di dunia dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian dan kegiatan lainnya.

Data PASPI mencatat, penyebaran pertanian gambut global sekitar 39 persen berada di kawasan Amerika, Asia 44 persen, Eropa 11 persen, dan sisanya di kawasan lain. Negara terbesar yang memanfaatkan gambut untuk pertanian ialah Rusia 130 juta hektare, disusul Kanada 97 juta hektare, dan Amerika Serikat 12 juta hektare.

Berita Lainnya

Soal Hukum dan Pemprov Jambi, Pengamat: Biarkan Perangkat Hukum Bekerja, Waspada Penggiringan Opini!

Semangat Warga RT 01 Bagan Pete Bagi-bagi Takjil Gratis di Jalan Lintas

Pelantikan Ketua RT dan Problem Hierarki Hukum: Catatan Kritis atas Perwal Nomor 6 Tahun 2025

Lantas, tanaman apa yang paling realistis untuk lahan gambut?

“Sampai saat ini fakta empiris menunjukkan bahwa kebun sawitlah yang paling realistis dikembangkan di lahan gambut,” catat laporan PASPI, dilansir pada Jumat (18/2).

Bukti empirisnya, catat laporan PASPI, dapat dilihat di Pesisir Timur Sumatera Utara, di mana ratusan ribu hektare kebun sawit di lahan gambut telah dikembangkan petani dan korporasi sejak 100 tahun lalu hingga saat ini.

Tidak hanya itu, di Malaysia juga terdapat jutaan hektare kebun sawit gambut yang telah berkembang.

Di daerah lain seperti daerah lahan gambut Riau, Jambi, Sumatera Selatan, dan Kalimantan juga sedang berkembang kebun sawit gambut baik oleh petani maupun korporasi.

“Kehadiran pertanian termasuk kebun sawit di lahan gambut juga sebagai bagian dari restorasi gambut. Selain memberi manfaat ekonomi, juga dapat bekontribusi dalam menyumbang penambahan biomas gambut secara berkesinambungan,” catat laporan PASPI.

ShareTweetSend
Previous Post

Jokowi Tanda Tangani UU Ibu Kota Negara

Next Post

Geopark Merangin Menuju Pengakuan UNESCO

Related Posts

Soal Hukum dan Pemprov Jambi, Pengamat: Biarkan Perangkat Hukum Bekerja, Waspada Penggiringan Opini!

Soal Hukum dan Pemprov Jambi, Pengamat: Biarkan Perangkat Hukum Bekerja, Waspada Penggiringan Opini!

10 Maret 2026
Semangat Warga RT 01 Bagan Pete Bagi-bagi Takjil Gratis di Jalan Lintas

Semangat Warga RT 01 Bagan Pete Bagi-bagi Takjil Gratis di Jalan Lintas

8 Maret 2026
Pelantikan Ketua RT dan Problem Hierarki Hukum: Catatan Kritis atas Perwal Nomor 6 Tahun 2025

Pelantikan Ketua RT dan Problem Hierarki Hukum: Catatan Kritis atas Perwal Nomor 6 Tahun 2025

1 Maret 2026
Dillah Berpeluang Miliki Legacy: Buk Bupati Air Bersih di Tanjabtim? 

Dillah Berpeluang Miliki Legacy: Buk Bupati Air Bersih di Tanjabtim? 

28 Februari 2026
Mungkinkah JCC Akan Lahirkan Barisan Korban Kebijakan

Urgensi dan Azaz Manfaat Serta Kepatuhan Hukum Perpindahan Status Hukum Kepolisian

28 Januari 2026
Saling Kejar Skor, Pers FC Rontok Tipis Lawan Tim Al Haris

Saling Kejar Skor, Pers FC Rontok Tipis Lawan Tim Al Haris

15 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In