• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Maret 1, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Bea Cukai Dibekukan Soeharto, Mungkinkah Terulang di Era Prabowo, Anggota Pansus DPR RI Ungkap Kisah Perjuangan Soehardjo

Bea Cukai Dibekukan Soeharto, Mungkinkah Terulang di Era Prabowo, Anggota Pansus DPR RI Ungkap Kisah Perjuangan Soehardjo

14 Januari 2026
in HEADLINE, REFLEKTIF USMAN ERMULAN

Jambi – Mantan anggota DPR RI tiga periode yang begitu matang di komisi keuangan perbankan dan perencanaan pembangunan nasional, Usman Ermulan mendukung langkah tegas Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melakukan pembenahan dalam setahun kedepan.

Bahkan Purbaya mengancam bakal membekukan instansi itu dan merumahkan seluruh pegawainya jika perbaikan tidak terwujud.

Berita Lainnya

AKBP Vicky Tri Haryanto Mantan Kapolsek di Jambi Ungkap Sabu 23 Kilogram

Ketika Puasa Ramadan 2026: Usman Ermulan Sedekah Air Putih di Kawasan Rawan Macet Jelang Berbuka, Ajak Alumni Unja dan Warga Jambi Bersama Lakukan

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

“Kita mendukung Menkeu Purbaya yang memberikan waktu kepada Dirjen Bea Cukai untuk berbenah diri sebelum Menkeu akan merumahkan Bea Cukai se-Indonesia, karena praktek-praktek oknum Bea Cukai selama ini, seperti meloloskan import pakaian bekas (limbah) dari luar negeri,” kata Usman, Rabu, 14 Januari 2026.

Usman menjelaskan, pembekuan Bea Cukai bukanlah hal baru, karena pernah terjadi di era Presiden Soeharto pada periode 1985-1995. Pada masa itu, pengelolaan sebagian fungsi bea dan cukai Indonesia pernah ditangani oleh perusahaan swasta asing asal Swiss bernama Société Générale de Surveillance (SGS).

Presiden Soeharto mengeluarkan kebijakan untuk membekukan sementara Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) akibat maraknya penyelewengan, praktik suap, under-invoicing, dan pungutan liar yang merugikan negara.

Usman tahu persis bahwa peristiwa itu, dia yang kemudian sebagai anggota Pansus Bea Cukai tahun 1995.

“Kondisi pada waktu itu Bea Cukai hanya sebagai penonton di pelabuhan-pelabuhan Indonesia, kegiatan import dan ekspor semua ditangani oleh badan asing,” tegas Usman, juga orang dekat Presiden Bj Habibie.

Usman menceritakan, tak semudah membalikkan telapak tangan bagi Soehardjo atau lebih tepatnya Soehardjo Soebardi sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai (Dirjen Bea Cukai) yang menjabat dari tahun 1991 hingga 1998 untuk mengusulkan dan mengundangkan Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan dan UU Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai.

“Saya tau persis karena sebagai anggota Pansus Bea Cukai, saya menyaksikan perjuangan Dirjen Bea Cukai waktu itu Soehardjo untuk menyakinkan kami anggota Pansus DPR-RI. Jadi kami DPR RI Komisi keuangan juga turut berjuang menyakinkan pemerintah untuk membentuk undang-undang Bea Cukai, sudah 20 tahun lebih dan sekarang seolah-olah kejadiannya terulang kembali,” ucap Ketua IKAL-Lemhannas Jambi ini.

(Den)

ShareTweetSend
Previous Post

Wakil Ketua DPRD Dorong Gubernur Jambi Buka Lelang Direktur RSUD Raden Mattaher

Next Post

Pansus PI DPRD Provinsi Jambi Konsultasi Ke Kemendagri Mnta Selesaikan Batas Wilayah Tanjabbar dan Tanjabtim

Related Posts

AKBP Vicky Tri Haryanto Mantan Kapolsek di Jambi Ungkap Sabu 23 Kilogram

AKBP Vicky Tri Haryanto Mantan Kapolsek di Jambi Ungkap Sabu 23 Kilogram

22 Februari 2026
Bea Cukai Dibekukan Soeharto, Mungkinkah Terulang di Era Prabowo, Anggota Pansus DPR RI Ungkap Kisah Perjuangan Soehardjo

Ketika Puasa Ramadan 2026: Usman Ermulan Sedekah Air Putih di Kawasan Rawan Macet Jelang Berbuka, Ajak Alumni Unja dan Warga Jambi Bersama Lakukan

19 Februari 2026
Tamatan Luar Negeri Lebih Hebat?

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

11 Februari 2026
IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

10 Februari 2026
Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

7 Februari 2026
Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

4 Februari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In