JAMBI – Baru sehari lepas ulang tahun ke-51, Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief langsung dapat kado paling mahal.
Sehari setelah tanggal 1 Juni, hari lahir. Fadhil bukan dapat kue dan ucapan. Tapi bukti kerja. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-13 berturut-turut dari BPK RI.
Membuktikan Batang Hari di bawah Fadhil Arief tidak butuh pencitraan. Cukup kerja benar, hasilnya bicara sendiri.
Opini WTP atas LKPD 2025 diserahkan Kepala BPK Perwakilan Jambi kepada Bupati Fadhil di Kantor BPK Jambi, Selasa 2 Juni 2026.
“Tapi ini bukan kado untuk pak Fadhil pribadi. Itu kado untuk 300 ribu warga Batang Hari,” tegas Kadis Kominfo Batang Hari, H. Amir Hamzah.
Kalimat pendek Amir begitu menampar. WTP ke-13 bukan soal seremoni. Ini soal disiplin. Soal OPD yang dipaksa kerja sesuai standar, bukan sesuai selera. 13 kali berturut-turut tanpa putus adalah bukti Fadhil konsisten. Tidak kebetulan.
“Pak Bupati tidak main-main dengan uang rakyat. WTP bukan tujuan akhir. Ini standar minimum. Yang dikejar manfaatnya harus nyampe masyarakat,” ujar H. Amir
BPK menilai laporan keuangan Batang Hari sudah sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan, pengungkapan cukup, patuh aturan, dan pengendalian internalnya jalan.
(Dani)








