• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Februari 13, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
89 Koperasi di Kota Jambi Dibubarkan

89 Koperasi di Kota Jambi Dibubarkan

24 Januari 2017
in DAERAH

Jambi, AP – Sebanyak 89 koperasi di Kota Jambi, Provinsi Jambi, dibubarkan karena sudah lama tidak aktif atau tidak melaksanakan rapat anggota tahunan, “Setelah melalui pendataan, pada 2016 sebanyak 89 koperasi dibubarkan,” kata Kepala Bidang Perkoperasian pada Dinas Koperasi dan UKM kota setempat, Yuda Dharma, Selasa (24/01) kemarin.

Pembubaran koperasi yang sudah lama tidak aktif itu, menurut Yuda dengan program Reformasi Koperasi yang dicanangkan pemerintah pusat agar koperasi dapat berkembang dan berkualitas.

Berita Lainnya

TMMD ke-127 di Bajubang Resmi Dimulai, Bupati Batang Hari Pimpin Upacara

Gubernur Jambi Umrohkan Orang Tua Peraih Emas PON Aceh–Sumut

Al Haris Ganti Pejabat Pemprov Jambi, Fery Kusnadi ke Arief Munandar

“Reformasi Koperasi sekarang tidak mengejar kuantitas saja, tetapi harus kualitasnya juga. Buat apa koperasinya banyak kalau tidak aktif dan tidak berkualitas,” katanya.

Sementara dari total 801 unit koperasi di Kota Jambi, setelah dilakukan pendataan dan identifikasi terdapat 53 persen atau 425 unit koperasi dinyatakan tidak aktif.

“Yang aktif hanya 47 persen atau sebanyak 376 unit koperasi, yang aktif ini kita dorong untuk penguatan SDM-nya, supaya volume koperasinya terus berkembang. Dan yang tidak aktif kemungkinan juga dibubarkan,” kata Yuda.

Selain itu, untuk mengantisipasi adanya koperasi baru yang hanya modus memanfaatkan bantuan saja, pihaknya akan memperketat verifikasi permintaan pendirian koperasi. Artinya pembukaan koperasi baru tidak bisa langsung direkomendasikan.

“Minimal harus ada pra koperasi selama enam bulan, dan selama masa prakoperasi ada verifikasi terus menerus yang kami lakukan. Kalau memang benar baik dan koperasinya jalan, baru lah kami berikan status badan hukumnya,” ungkapnya. bdh

ShareTweetSend
Previous Post

Pembiayaan Pegadaian Jambi Alami Penurunan

Next Post

KPU Sarolangun Sediakan Surat Suara Khusus Disabilitas

Related Posts

TMMD ke-127 di Bajubang Resmi Dimulai, Bupati Batang Hari Pimpin Upacara

TMMD ke-127 di Bajubang Resmi Dimulai, Bupati Batang Hari Pimpin Upacara

10 Februari 2026
Gubernur Jambi Umrohkan Orang Tua Peraih Emas PON Aceh–Sumut

Gubernur Jambi Umrohkan Orang Tua Peraih Emas PON Aceh–Sumut

4 Februari 2026
Al Haris Ganti Pejabat Pemprov Jambi, Fery Kusnadi ke Arief Munandar

Al Haris Ganti Pejabat Pemprov Jambi, Fery Kusnadi ke Arief Munandar

4 Februari 2026
Akhirnya Gunungan Sampah di RSUD Raden Mattaher Diangkut, Atas Perintah Plt Direktur

Akhirnya Gunungan Sampah di RSUD Raden Mattaher Diangkut, Atas Perintah Plt Direktur

3 Februari 2026
MUI Jalin Silaturahmi dengan Kapolda Jambi

MUI Jalin Silaturahmi dengan Kapolda Jambi

29 Januari 2026
Temui Bappenas, Bupati Dillah Pertajam Rencana Hilirisasi Kelapa Dalam

Temui Bappenas, Bupati Dillah Pertajam Rencana Hilirisasi Kelapa Dalam

28 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In