• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Februari 8, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Zola Diminta Investigasi Kasus Perawat dan Dokter Tidur

Zola Diminta Investigasi Kasus Perawat dan Dokter Tidur

24 Januari 2017
in DAERAH

Jambi, AP – Sidak Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi akhir pekan lalu terus mendapatkan perhatian masyarakat Jambi, tidak terkecuali tokoh pemuda Jambi.

“Baiknya Gubernur Jambi Zumi Zola membuat tim investigasi untuk mencari tahu apa yang terjadi sehingga banyak perawat dan dokter jaga di Rumah Sakit Umum Jambi tidur saat bertugas,” kata Said Fariq, salah seorang tokoh pemuda Jambi.

Berita Lainnya

Gubernur Jambi Umrohkan Orang Tua Peraih Emas PON Aceh–Sumut

Al Haris Ganti Pejabat Pemprov Jambi, Fery Kusnadi ke Arief Munandar

Akhirnya Gunungan Sampah di RSUD Raden Mattaher Diangkut, Atas Perintah Plt Direktur

Menurutnya, tidak salah pemerintah dalam hal ini. “Apa yang dilakukan Pak Gubernur tidak salah marah-marah terhadap kelalaian perawat dan dokter jaga yang tidur saat jaga. Itu manusiawi, karena itu suatu ekspresi kemarahan seorang Gubernur,” papar Said.

Mahasiswa Doktor ilmu hukum Universitas Jambi (Unja) ini, menegaskan seharusnya Gubernur tidak perlu melakukan sidak sejauh itu, meski banyak laporan dari masyarakat.

“Kan ada dewan pengawas rumah sakit. Jadi apa kerja dewan pengawas tersebut. Apa makan gaji buta saja,” tuturnya.

Said menilai, investigasi baiknya dilakukan oleh tim independen, agar benar-benar tahu inti permasalahan yang terjadi sehingga menemukan win-win solution.

Dalam pandangannya, kelalaiannya tersebut lebih pada tingkat kesejahteraan masih mempengaruhi tingkat pelayanan pasien di rumah sakit milik pemerintah.

“Pasalnya, kebanyakan dari para dokter tersebut SK PNS sudah digadaikan di bank, sehingga membuat mereka mencari penghasilan sampingan,” ungkap Said.

Dan kemungkinan besar, sambungnya lagi, akibat lelah bekerja pagi hari membuatnya ngantuk dan tertidur waktu tugas malam.

“Ini salah satu yang perlu diinvestigasi Pak Gubernur. Setahu saya, pihak Pemprov Jambi sudah memberikan insentif dan tunjangan yang tinggi termasuk kenaikan gajinya,” ujarnya.

Yang perlu diingat, katanya, Pegawai Tidak Tetap (PTT) itu sudah tahu konsekuensinya. Begitu juga Dengan honorer sama dengan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) harus bekerja sesuai dengan kontrak kerjanya.

“Bila tidak sanggup dengan peraturan yang ada di pemerintah, terutama di rumah sakit pemerintah, baiknya mengundurkan diri. Jangan mengorbankan pasien, apa lagi ini menyangkut masalah nyawa seperti yang dikatakan Pak Gubernur,” tegas Said.

Agar tidak berlarut-larut kasus ini, Gubernur Jambi sudah dari sekarang membentuk tim investigasi. “Kita tidak ingin pelayanan di Rumah Sakit Pemerintah kalah saing dalam rumah sakit swasta di Jambi,” pungkas Said. Bdh

ShareTweetSend
Previous Post

Sipir Lapas Jambi Jadi Tersangka Kurir Ganja

Next Post

Hargai Cabai Kembali Meroket

Related Posts

Gubernur Jambi Umrohkan Orang Tua Peraih Emas PON Aceh–Sumut

Gubernur Jambi Umrohkan Orang Tua Peraih Emas PON Aceh–Sumut

4 Februari 2026
Al Haris Ganti Pejabat Pemprov Jambi, Fery Kusnadi ke Arief Munandar

Al Haris Ganti Pejabat Pemprov Jambi, Fery Kusnadi ke Arief Munandar

4 Februari 2026
Akhirnya Gunungan Sampah di RSUD Raden Mattaher Diangkut, Atas Perintah Plt Direktur

Akhirnya Gunungan Sampah di RSUD Raden Mattaher Diangkut, Atas Perintah Plt Direktur

3 Februari 2026
MUI Jalin Silaturahmi dengan Kapolda Jambi

MUI Jalin Silaturahmi dengan Kapolda Jambi

29 Januari 2026
Temui Bappenas, Bupati Dillah Pertajam Rencana Hilirisasi Kelapa Dalam

Temui Bappenas, Bupati Dillah Pertajam Rencana Hilirisasi Kelapa Dalam

28 Januari 2026
Waduh! 1.500 KK di Inhu Tolak Kebun Sawit Dikelola PT Agrinas Palma Nusantara

Waduh! 1.500 KK di Inhu Tolak Kebun Sawit Dikelola PT Agrinas Palma Nusantara

26 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In