• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Januari 18, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Petani Cabai Nilai Kinerja Dinas Pertanian Lemah

Petani Cabai Nilai Kinerja Dinas Pertanian Lemah

25 Januari 2017
in HUKUM & KRIMINAL

Merangin, AP – Petani cabai di Kecamatan Jangkat, Lembah Masurai dan Jangkat Timur, menilai kinerja Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH) Kabupaten Merangin lemah.

Penyebanya, sejauh ini warga tidak dapat penyuluhan terkait hama dan penyakit yang menyerang tanaman cabai petani. Salah satunya adalah penyakit virus atau kerdil yang menghantui petani dalam tiga tahun terakhir.

Berita Lainnya

Korupsi PJU Kerinci Terungkap di Sidang, Banyak Pihak Terima dan Kembalikan Uang

Eks Presiden HIMSAK ke Polda Sumbar: Kapan Amrizal Anggota DPRD Ditahan Usai Jadi Tersangka?

Amrizal Ogah Respon Ditanya soal Tak Penuhi Syarat Jadi Anggota DPRD dan Potensi Kerugian Negara

“Tidak pernah diberi penyuluhan dari pertanian, kami di mudik belajar nyari obat sendiri. Tapi sampai kini belum ketemu jugo obat untuk virus itu,” kata Hamsah (45), warga Kecamatan Lembah Masurai.

Hamsah menuturkan, bila hama virus sudah menyerang tanaman cabai, bisa dipastikan petani akan merugi. Karena virus menyerang batang dan daun, dengan ciri-ciri pertumbuhan cabai menjadi kerdil dan daun keriting.

“Mano ado orang dinas (pertanian) turun menangani masalah ini. Tanyo lah di mudik tu, dak pernah ado penyuluhan mengenai masalah itu,” ungkap Hamsah.

Demikian pula diungkapkan Abas (35), warga Jangkat Timur. Dia mengatakan, keberadaan penyuluh pertanian di daerahnya tidak banyak membantu petani. Ia menilai hal itu karena lemahnya pengawasan kinerja penyuluh dari Dinas PTPH.

“Kalau orang dinas pertanian serius, cubo buat program penyuluhan. Pasti masyarakat mau ikut (penyuluhan), karena itu ilmu bagi petani,” kata Abas. nzr

ShareTweetSend
Previous Post

Wabup Apresiasi Kunker Komisi II DPRD Provinsi Jambi

Next Post

Kades Pilihan Rakyat Kalahkan Pemkab di PTUN

Related Posts

Korupsi PJU Kerinci Terungkap di Sidang, Banyak Pihak Terima dan Kembalikan Uang

Korupsi PJU Kerinci Terungkap di Sidang, Banyak Pihak Terima dan Kembalikan Uang

13 Januari 2026
Eks Presiden HIMSAK ke Polda Sumbar: Kapan Amrizal Anggota DPRD Ditahan Usai Jadi Tersangka?

Eks Presiden HIMSAK ke Polda Sumbar: Kapan Amrizal Anggota DPRD Ditahan Usai Jadi Tersangka?

11 Januari 2026
Juga ‘Rampas’ Nomor STTB Orang Lain, Amrizal Anggota DPRD Jawab dengan Nada Enteng: Biarkan Bae

Amrizal Ogah Respon Ditanya soal Tak Penuhi Syarat Jadi Anggota DPRD dan Potensi Kerugian Negara

27 Desember 2025
Sikap Arogan OJK Bengkulu terhadap Wartawan

Sikap Arogan OJK Bengkulu terhadap Wartawan

30 November 2025
Niat Mulia Anggota DPRD Pesisir Selatan Berujung Dipolisikan

Niat Mulia Anggota DPRD Pesisir Selatan Berujung Dipolisikan

27 November 2025
KemenHAM Undang Komunitas Pahami Nilai Dasar Hak Asasi Manusia

KemenHAM Undang Komunitas Pahami Nilai Dasar Hak Asasi Manusia

23 November 2025
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In