• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Jumat, April 17, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Produksi Ikan Sarolangun 2.725 Ton/Tahun

Produksi Ikan Sarolangun 2.725 Ton/Tahun

6 Februari 2017
in DAERAH

Jambi, AP – Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Sarolangun, menyatakan hingga saat ini produksi ikan budi daya kolam di daerah ini baru mencapai 2.726 ton/tahun.

“Sejauh ini kita mencatat ada sekitar 2.726 ton/tahun untuk produksi ikan kolam, itu belum termasuk perairan umum seperti lubuk larangan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Perikanan dan Peternakan Kabupaten Sarolangun, Asnawi di Sarolangun, Senin (06/02) kemarin.

Berita Lainnya

Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

Ia mengatakan ikan kolam tersebut terdapat berbagai jenis, diantaranya ikan nila, mas, lele, dan patin yang dikelola kelompok tani dan perorangan.

Asnawi menyebut tahun 2015 pemkab membuat 90 kolam dan 2016 sebanyak 45 kolam yang anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Tahun ini bantuan bibit dan kolam juga kita lakukan tapi masih akan kita sesuaikan untuk penyalurannya,” katanya.

Dalam penyaluran pembuatan kolam itu pihaknya menyeleksi dan disalurkan kepada Kelompok Pembudidayaan Ikan (Pokdakan) di seluruh kecamatan, tapi tentunya yang aktif.

“Kita aktif membantu Pokdakan yang aktif, hampir seluruh kecamatan dapat. Jenis ikan disesuaikan dengan kondisi perairan, kita juga memberdayakan kolam yang sudah ada dengan mengintensifkan kegiatan pengawasannya,” kata Asnawi.

Sementara itu, kata Asnawi saat ini produksi ikan di Kabupaten Sarolangun belum mampu memenuhi kebutuhan konsumsi keseluruhan masyarakat di daerah itu, sehingga masih didatangkan dari luar kabupaten.

“Ketersediaan ikan lokal saat ini baru memenuhi kebutuhan masyarakat Sarolangun sekitar 35-40 persen, selebihnya dari luar. Seperti Lubuk Linggau, Padang, Curup dan Batanghari,” ujarnya. ant

ShareTweetSend
Previous Post

Nenek 80 Tahun Tengelam di Batanghari

Next Post

Tanjabtim Miliki 8 Puskesmas Rawat inap

Related Posts

Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

16 April 2026
Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

15 April 2026
Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

12 April 2026
Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

7 April 2026
Fadhil Arief soal WFH di Batang Hari: Kita Ikuti Instruksi Pusat

Fadhil Arief soal WFH di Batang Hari: Kita Ikuti Instruksi Pusat

3 April 2026
Daftar 18 Pejabat Batang Hari Dilantik Fadhil Arief

Daftar 18 Pejabat Batang Hari Dilantik Fadhil Arief

2 April 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In