• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Mei 31, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Masyarakat Diminta Waspada Serangan Penyakit Leptospirosis Pasca Banjir

Masyarakat Diminta Waspada Serangan Penyakit Leptospirosis Pasca Banjir

14 Maret 2017
in DEMOKRASI

Batanghari, AP – Menghadapi pasca banjir yang melanda propinsi jambi, pemerintah Kabupaten Batanghari meminta masyarakat untuk waspada terhadap berbagai serangan penyakit. Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batanghari dr. Elfi Yennie.

“Pemerintah daerah menghimbau kepada masyarakat di Bumi Serentak Bak Regam untuk meningkatkan kewaspadaan penyebaran wabah penyakit Leptospirosis yang diakibatkan adanya genangan air ataupun pasca banjir,” Sebut Elfi 14/3.

Berita Lainnya

Jambi Menuju Pusat Hilirisasi Sawit Nasional

Meski Harga Stabil Jelang Idul Adha, Waka DPRD Ivan Wirata Sebut Pengawasan Bukan Rutinitas

Pemprov Jambi Sibuk Minta Kenaikan TPP, Ivan Wirata: Habis Belanja Daerah 

Dijelaskan Elfi Yenni,Leptospirosis ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira yang ditularkan melalui urine (air kencing) atau darah hewan yang terinfeksi bakteri Leptospira. Beberapa jenis hewan tersebut, yakni Anjing, dan hewan pengerat seperti Tikus, serta kelompok hewan ternak seperti Sapi, dan juga Babi.

Kewaspadaan masyarakat bukan saja pada saat banjir tiba,akan tetapi pasca banjir juga dituntut,karena pasca banjir penyakit rentan menyerang.”sebutnya

“Iya, selain waspada saat banjir. Penanganan pasca banjir juga sangat penting, karena masalah ini akan muncul ketika air mulai surut, seperti penyakit Leptospirosis,” kata dr. Elfi.

Lebihlanjut disampaikannya, bahwa jenis penyakit ini tergolong penyakit ganas dapat mengakibatkan kehilangan nyawa bagi hewan dan manusia. Penyakit ini biasanya disebabkan akibat hewan pengerat sepeerti tikus yang terinfeksi bakteri Leptospira yang ditularkan memalui air kencing. “Leptospirosis ini merupakan jenis penyakit yang biasanya ditularkan oleh air kencing tikus. Gejala penyakit ini biasanya deman. Namun, penyakit ini bisa menyerang sampai ke ginjal, hati, bahkan otak manusia. Nah inilah yang bisa menyebabkan kematian,” jelasnya.

Jenis penyakit ini, lanjutnya, dapat menyerang manusia melalui Bakteri leptospira yang dapat ditularkan melalui mata, hidung, mulut, atau luka terbuka pada kulit. Terutma melalui kontak langsung dengan air banjir, kolam, sungai, danau, atau air selokan, atau tanah yang telah terkontaminasi urine hewan pembawa bakteri leptospira tersebut. “Obatnya ada, jika cepat ditangani dan segera ditolong, Insya Allah bisa diselamatkan,” imbuhnya.

Dr. Elfi menambahkan, untuk di wilayah Kabupaten Batangahari sendiri, pernah mengalami penyakit yang mematikan tersebut. Namun, kasus panyakit ini sudah terjadi cukup lama. “Pernah ada yang terserang penyakit ini, waktu saya masih bertugas di Puskesmas beberapa tahun yang lalu. Sampai ada yang meninggal. Untuk penyakit saat banjir yang menyerang masyarakat, rata-rata adalah demam, gatal-gatal, dan penyakit kulit,” bebernya.

Namun dirinya memastikan, untuk saat ini belum ada masyarakat yang terserang jenis penyakit ini. Dengan demikian, untuk mengantisipasi penyakit tersebut saat pasca banjir, pihak Dinkes akan meminta kepada setiap Puskesmas untuk melakukan semacam pembersihan menggunakan cairan pembersih. “Nanti kita anjurkan akan membersihkan rumah dengan menggunakan larutan pembersih antibakteri atau campuran air dan pemutih  cairan khusus untuk membunuh virus yang ada pasca banjir,” tutupnya. Sup

ShareTweetSend
Previous Post

Warga Jambi Terdampak Banjir Capai 104.343 Jiwa

Next Post

Masyarakat Duga Limbah PT EWF Penyebab Penyakit

Related Posts

Ivan Wirata Desak Verifikasi Ulang 90 Ribu Peserta PBI BPJS

Jambi Menuju Pusat Hilirisasi Sawit Nasional

30 Mei 2026
Meski Harga Stabil Jelang Idul Adha, Waka DPRD Ivan Wirata Sebut Pengawasan Bukan Rutinitas

Meski Harga Stabil Jelang Idul Adha, Waka DPRD Ivan Wirata Sebut Pengawasan Bukan Rutinitas

26 Mei 2026
Pemprov Jambi Sibuk Minta Kenaikan TPP, Ivan Wirata: Habis Belanja Daerah 

Pemprov Jambi Sibuk Minta Kenaikan TPP, Ivan Wirata: Habis Belanja Daerah 

8 Mei 2026
Warga RT 17 Simpang Rimbo Apresiasi Ketua DPRD Kota Jambi, Pak RT: Tidak Lebih 3 Hari Langsung Rigit Beton

Warga RT 17 Simpang Rimbo Apresiasi Ketua DPRD Kota Jambi, Pak RT: Tidak Lebih 3 Hari Langsung Rigit Beton

7 Mei 2026
Ivan Wirata Desak Verifikasi Ulang 90 Ribu Peserta PBI BPJS

Dokter Muda Wafat saat Mengabdi, Ivan Wirata Tuntut Keadilan

4 Mei 2026
Murka soal Lubang Jalan Telkom, Waka DPRD Ivan Wirata: Jangan Sampai Ada Korban!

Murka soal Lubang Jalan Telkom, Waka DPRD Ivan Wirata: Jangan Sampai Ada Korban!

29 April 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In