• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Februari 21, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Masyarakat Diminta Waspada Serangan Penyakit Leptospirosis Pasca Banjir

Masyarakat Diminta Waspada Serangan Penyakit Leptospirosis Pasca Banjir

14 Maret 2017
in DEMOKRASI

Batanghari, AP – Menghadapi pasca banjir yang melanda propinsi jambi, pemerintah Kabupaten Batanghari meminta masyarakat untuk waspada terhadap berbagai serangan penyakit. Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batanghari dr. Elfi Yennie.

“Pemerintah daerah menghimbau kepada masyarakat di Bumi Serentak Bak Regam untuk meningkatkan kewaspadaan penyebaran wabah penyakit Leptospirosis yang diakibatkan adanya genangan air ataupun pasca banjir,” Sebut Elfi 14/3.

Berita Lainnya

Waka DPRD Jambi Samsul Riduan Minta Pemprov Waspadai Lonjakan Harga Jelang Ramadan

Bahas Penguatan Perpustakaan, Komisi I DRPD Provinsi Jambi Konsultasi ke Perpustakaan Nasional

Sampaikan Kondisi Jalan, Komisi III DPRD Jambi Konsultasi ke Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU dan Komisi V DPR RI

Dijelaskan Elfi Yenni,Leptospirosis ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira yang ditularkan melalui urine (air kencing) atau darah hewan yang terinfeksi bakteri Leptospira. Beberapa jenis hewan tersebut, yakni Anjing, dan hewan pengerat seperti Tikus, serta kelompok hewan ternak seperti Sapi, dan juga Babi.

Kewaspadaan masyarakat bukan saja pada saat banjir tiba,akan tetapi pasca banjir juga dituntut,karena pasca banjir penyakit rentan menyerang.”sebutnya

“Iya, selain waspada saat banjir. Penanganan pasca banjir juga sangat penting, karena masalah ini akan muncul ketika air mulai surut, seperti penyakit Leptospirosis,” kata dr. Elfi.

Lebihlanjut disampaikannya, bahwa jenis penyakit ini tergolong penyakit ganas dapat mengakibatkan kehilangan nyawa bagi hewan dan manusia. Penyakit ini biasanya disebabkan akibat hewan pengerat sepeerti tikus yang terinfeksi bakteri Leptospira yang ditularkan memalui air kencing. “Leptospirosis ini merupakan jenis penyakit yang biasanya ditularkan oleh air kencing tikus. Gejala penyakit ini biasanya deman. Namun, penyakit ini bisa menyerang sampai ke ginjal, hati, bahkan otak manusia. Nah inilah yang bisa menyebabkan kematian,” jelasnya.

Jenis penyakit ini, lanjutnya, dapat menyerang manusia melalui Bakteri leptospira yang dapat ditularkan melalui mata, hidung, mulut, atau luka terbuka pada kulit. Terutma melalui kontak langsung dengan air banjir, kolam, sungai, danau, atau air selokan, atau tanah yang telah terkontaminasi urine hewan pembawa bakteri leptospira tersebut. “Obatnya ada, jika cepat ditangani dan segera ditolong, Insya Allah bisa diselamatkan,” imbuhnya.

Dr. Elfi menambahkan, untuk di wilayah Kabupaten Batangahari sendiri, pernah mengalami penyakit yang mematikan tersebut. Namun, kasus panyakit ini sudah terjadi cukup lama. “Pernah ada yang terserang penyakit ini, waktu saya masih bertugas di Puskesmas beberapa tahun yang lalu. Sampai ada yang meninggal. Untuk penyakit saat banjir yang menyerang masyarakat, rata-rata adalah demam, gatal-gatal, dan penyakit kulit,” bebernya.

Namun dirinya memastikan, untuk saat ini belum ada masyarakat yang terserang jenis penyakit ini. Dengan demikian, untuk mengantisipasi penyakit tersebut saat pasca banjir, pihak Dinkes akan meminta kepada setiap Puskesmas untuk melakukan semacam pembersihan menggunakan cairan pembersih. “Nanti kita anjurkan akan membersihkan rumah dengan menggunakan larutan pembersih antibakteri atau campuran air dan pemutih  cairan khusus untuk membunuh virus yang ada pasca banjir,” tutupnya. Sup

ShareTweetSend
Previous Post

Warga Jambi Terdampak Banjir Capai 104.343 Jiwa

Next Post

Masyarakat Duga Limbah PT EWF Penyebab Penyakit

Related Posts

Waka DPRD Jambi Samsul Riduan Minta Pemprov Waspadai Lonjakan Harga Jelang Ramadan

Waka DPRD Jambi Samsul Riduan Minta Pemprov Waspadai Lonjakan Harga Jelang Ramadan

13 Februari 2026
Bahas Penguatan Perpustakaan, Komisi I DRPD Provinsi Jambi Konsultasi ke Perpustakaan Nasional

Bahas Penguatan Perpustakaan, Komisi I DRPD Provinsi Jambi Konsultasi ke Perpustakaan Nasional

11 Februari 2026
Sampaikan Kondisi Jalan, Komisi III DPRD Jambi Konsultasi ke Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU dan Komisi V DPR RI

Sampaikan Kondisi Jalan, Komisi III DPRD Jambi Konsultasi ke Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU dan Komisi V DPR RI

11 Februari 2026
Kemas Supriyadi Mencak-mencak di Gedung DPRD Batang Hari Bela Hak Buruh: Tutup PT Super Home Production Indonesia, Cek Seluruh Izinnya!

Kemas Supriyadi Mencak-mencak di Gedung DPRD Batang Hari Bela Hak Buruh: Tutup PT Super Home Production Indonesia, Cek Seluruh Izinnya!

5 Februari 2026
Percepat Realisasi PI 10 Persen, Pansus Gelar Pertemuan dengan Bupati Tanjabbar

Percepat Realisasi PI 10 Persen, Pansus Gelar Pertemuan dengan Bupati Tanjabbar

5 Februari 2026
Hasil Pertemuan Pansus I DPRD Jambi Bersama Bupati Tanjabtim Terkait Percepatan Realisasi PI 10 Persen

Hasil Pertemuan Pansus I DPRD Jambi Bersama Bupati Tanjabtim Terkait Percepatan Realisasi PI 10 Persen

5 Februari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In