• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Jumat, April 17, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Umat Hindu Gelar Ritual Melasti

Umat Hindu Gelar Ritual Melasti

26 Maret 2017
in DAERAH

Jambi, AP – Umat Hindu di Kota Jambi dan sekitarnya menggelar ritual upacara Melasti untuk menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1939 yang dipusatkan di Pura Giri Indra Lokha, Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, Minggu (26/03).

“Upacara Melasti yang kami lakukan ini merupakan rangkaian Hari Raya Nyepi yang tujuannya untuk menyucikan diri sebelum melaksanakan Nyepi pada 28 Maret,” kata Kepala Pembimbing Masyarakat Hindu pada Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Budiono di sela upacara Melasti.

Berita Lainnya

Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

Pada ritual Melasti tersebut tampak puluhan umat hindu mengawalinya dengan memohon doa kepada Sang Hyang Widhi agar mereka diberikan kekuataan saat melaksanakan Nyepi.

Dalam menyongsong Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1939 itu dirinya berharap agar umat bergama di Indonesia dapat mempererat persatuan dan kesatuan untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Mari kita harus saling sama-sama menjaga toleransi antarumat beragama yang tujuannya adalah demi menjaga keutuhan NKRI yang penuh dengan keberagaman suku adat dan budaya yang kita cintai ini,” kata Budiono.

Budiono menjelaskan, ritual Melasti tersebut merupakan rangkaian upacara Nyepi yang bertujuan untuk membersihkan segala kotoran badan dan pikiran (buana alit) dan segala bentuk perbuatan yang telah terjadi di masa lalu.

Selain itu kegiatan ritual Melasti itu juga bermakna untuk membersihkan “pratime” atau benda-benda yang disucikan di Pura ini yang kemudian esoknya dilanjutkan dengan upacara Pecaruan.

“Seluruh umat hindu melaksanakan Catur Grata Penyepian sehingga di dalam pelaksanaannya dapat berpikir yang baik, menjaga perkataan dan tingkah laku yang baik dan saling menghormati,” kata Budiono menambahkan. ant

ShareTweetSend
Previous Post

Semua Kepsek tidak Punya Sertifikat

Next Post

Harga CPO Turun Rp 90/Kg

Related Posts

Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

16 April 2026
Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

15 April 2026
Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

12 April 2026
Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

7 April 2026
Fadhil Arief soal WFH di Batang Hari: Kita Ikuti Instruksi Pusat

Fadhil Arief soal WFH di Batang Hari: Kita Ikuti Instruksi Pusat

3 April 2026
Daftar 18 Pejabat Batang Hari Dilantik Fadhil Arief

Daftar 18 Pejabat Batang Hari Dilantik Fadhil Arief

2 April 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In