• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Agustus 30, 2025
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Pengusaha Harus Pekerja Keras

Pengusaha Harus Pekerja Keras

24 April 2017
in NASIONAL

Menjadi seorang pengusaha yang sukses tak hanya membutuhkan kerja keras semata. Pandai memanfaatkan berbagai kesempatan dan situasi juga menjadi modal yang penting.

Demikian diungkapkan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menutup acara Kongres Ekonomi Umat (KEU) 2017 di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Senin (24/04).

Berita Lainnya

Jelang Kongres Persatuan PWI 2025: Hendry Ch Bangun 21 Dukungan, Akhmad Munir 17

TVRI Terdepan Melayani di Tengah Gempuran Media Digital

Masalah TSM IV Gelam Baru Berbuntut Panjang Jika Tak Bisa Dimediasi

“Bagaimana mengembangkan tanpa mengeluh, tapi bekerja. Karena pengusaha itu bagaimana bekerja keras dengan pintar. Kalau hanya bekerja keras itu yang paling kaya mestinya petani, karena bekerja memacul dari pagi sampai malam,” kata JK.

“Jadi juga dibutuhkan suatu pekerjaan yang smart. Tentu faktor politik juga dibutuhkan untuk mendapat dukungan. Aturan-aturan tentang suatu sistem yang memberikan suatu keadilan baru. Ada keseimbangan baru, arus baru,” sambungnya.

JK mengatakan, pemerintah telah menyediakan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 120 triliun untuk bisa memudahkan para pengusaha, khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dapat bisa bersaing. Dirinya berharap, supaya pengusaha dapat memanfaatkan dana tersebut dengan baik dari perbankan yang menyalurkannya.

Dalam acara KEU 2017, JK pun meminta pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar dapat mengajak pelaku usaha bisa memanfaatkan program KUR yang disediakan oleh pemerintah.

“Jadi cukup mengajak umat bagaimana memakai yang 9% ini. Bagaimana Rp 120 triliun yang kita siapkan ini dipakai. MUI kami harapkan memberi semangat, beri pendidikan, ajak bersinergi, karena semua usaha tadi kalah dengan program pemerintah,” tutupnya. dtc

ShareTweetSend
Previous Post

80 Persen SD Telah Habis Masa Akreditasinya

Next Post

Dinas PU Surati Kontraktor Drainase

Related Posts

Jelang Kongres Persatuan PWI 2025: Hendry Ch Bangun 21 Dukungan, Akhmad Munir 17

Jelang Kongres Persatuan PWI 2025: Hendry Ch Bangun 21 Dukungan, Akhmad Munir 17

27 Agustus 2025
TVRI Terdepan Melayani di Tengah Gempuran Media Digital

TVRI Terdepan Melayani di Tengah Gempuran Media Digital

27 Agustus 2025
Masalah TSM IV Gelam Baru Berbuntut Panjang Jika Tak Bisa Dimediasi

Masalah TSM IV Gelam Baru Berbuntut Panjang Jika Tak Bisa Dimediasi

20 Agustus 2025
Al Haris Diminta Duduk Bersama Gubernur Sumsel 

Al Haris Diminta Duduk Bersama Gubernur Sumsel 

1 Agustus 2025
FGD GREAT Institute Hasilkan Empat Rekomendasi Strategis Hadapi Situasi Global yang Tak Pasti

FGD GREAT Institute Hasilkan Empat Rekomendasi Strategis Hadapi Situasi Global yang Tak Pasti

9 Juli 2025
Susunan Pengurus Pusat JMSI Periode 2025-2030 

Susunan Pengurus Pusat JMSI Periode 2025-2030 

4 Juli 2025
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In