• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Senin, April 13, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Serapan Beras Lokal Jambi Rendah

Serapan Beras Lokal Jambi Rendah

3 Mei 2017
in DAERAH

Jambi, AP – Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Jambi menyebutkan, realisasi serapan beras dari petani lokal pada periode Januari-April di daerah itu masih rendah atau baru mencapai 0,29 persen.

“Pembelian beras dan gabah lokal di Jambi baru terealisasi 306 ton atau 0,29 persen dari target yang ditetapkan tahun ini sebanyak 14.000 ton,” kata Kabid Pengadaan Operasional dan Pelayanan Publik pada Bulog Divre Jambi, Saidi, Rabu (03/05).

Berita Lainnya

Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

Muscab PPP Jambi, Fadhil Arief Minta Jangan Ada Beruk Tunggal dalam Pengurus

Masih rendahnya realisasi serapan beras dari petani lokal itu kata dia, karena tidak semua wilayah kabupaten/kota di Jambi menjadi sentra pertanian padi dan juga saat ini harga jual beras ditingkat petani masih relatif di atas harga pembelian pemerintah.

“Harga pembelian beras dan gabah ditingkat petani relatif masih di atas harga pembelian pemerintah (HPP) sehingga kita tidak bisa memaksakan petani itu menjual ke Bulog karena mereka sudah mendapatkan harga yang baik,” katanya.

Bulog membeli beras kualitas medium dari petani dengan harga Rp7.300 per kilogram dan harga gabah kering yang dibeli dari tingkat petani dipatok sebesar Rp3.700 per kilogram.

Harga pembelian tersebut seragam di seluruh Indonesia yang ditetapkan oleh Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang tertuang dalam Inpres No 5 tahun 2015.

Penyerapan beras produksi petani ini bagian upaya mengamankan posisi harga jual pada tingkat petani jangan sampai anjlok.

Selain menyerap beras dan gabah lokal pihak Bulog juga melakukan pembelian untuk komoditi pertanian seperti jagung dan kedelai dari petani lokal di wilayah Provinsi Jambi.

“Untuk jagung dan kedelai di Jambi belum bisa diserap oleh Bulog karena di Jambi sendiri belum ada orang menanam kedelai dan begitu juga jagung masih kurang untuk kebutuhan Jambi,” kata Saidi menambahkan. ant

ShareTweetSend
Previous Post

SMAN 10 Sarolangun Makin Cemerlang

Next Post

Dewan Dorong Pemprov Berikan Kartu Tani-Nelayan

Related Posts

Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

12 April 2026
Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

7 April 2026
Muscab PPP Jambi, Fadhil Arief Minta Jangan Ada Beruk Tunggal dalam Pengurus

Muscab PPP Jambi, Fadhil Arief Minta Jangan Ada Beruk Tunggal dalam Pengurus

30 Maret 2026
Gubernur Jambi Minta ASN Bekerja Maksimal Hadapi Tantangan Global

Gubernur Jambi Minta ASN Bekerja Maksimal Hadapi Tantangan Global

30 Maret 2026
Fadhil Arief Gelar Halalbihalal Bersama Masyarakat Batang Hari

Fadhil Arief Gelar Halalbihalal Bersama Masyarakat Batang Hari

22 Maret 2026
Fadhil Arief Temui Al Haris di Lebaran Pertama

Fadhil Arief Temui Al Haris di Lebaran Pertama

21 Maret 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In