• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Februari 27, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result

Warning Kepsek Berikan Wawasan Kebangsaan

20 Juli 2017
in HEADLINE

 

Muarasabak,  AP –  Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) memberikan waktu tiga bulan kepada Kepala Sekolah (Kepsek) maupun guru untuk memberikan pelajaran tambahan terkait wawasan kebangsaan. Pasalnya, masih banyak anak didik yang tidak tahu mengenai wawasan kebangsaan yang berkenaan Nasionalisme dan Pancasila.

Berita Lainnya

AKBP Vicky Tri Haryanto Mantan Kapolsek di Jambi Ungkap Sabu 23 Kilogram

Ketika Puasa Ramadan 2026: Usman Ermulan Sedekah Air Putih di Kawasan Rawan Macet Jelang Berbuka, Ajak Alumni Unja dan Warga Jambi Bersama Lakukan

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

 

“Banyak siswa siswi kita yang tidak tahu nama pahlawan nasional maupun pahlawan Jambi sendiri,” kata Bupati Tanjabtim, saat menghadiri Halal Bi Halal di Dinas Pendidikan Tanjabtim, Rabu (19/07).

 

Bupati mengatakan, wawasan kebangsaan penting ditanamkan pada setiap warga negara sebagai proses pembentukan sikap moral agar memiliki kecintaan terhadap tanah air dalam memelihara kesinambungan kehidupan bangsa dan terpeliharaanya NKRI. Bupati menegaskan, bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku-suku, bangsa, agama dan adat istiadat.

“Pemahaman nilai-nilai wawasan kebangsaan merupakan kebutuhan mutlak terutama bagi generasi muda di tengah arus globalisasi dan proses demokrasi,” katanya.

 

Sebenarnya, yang salah siapa,  guru kah atau anak didik. Harapnya kepada guru jangan pernah garang terhadap anak didik tapi harus bersikap tegas dan mendidik.

 

“Saya meminta kepada guru, untuk memberikan wawasan kepada anak sekolah.Karena ini sangat penting jangan sampai mereka (siswa, red) tidak tahu bapak presiden, nama pahlawan, lagu kebangsaan. Persoalan kebangsaan menuntut perhatian bersama dan Persoalan itu tidak hanya masalah moralitas yang kian memprihatinkan, namun juga persoalan radikalisme, terorisme, aliran sesat, dan lainnya,” tukasnya.(fni)

ShareTweetSend
Previous Post

Dewan Soroti Jabatan Kosong

Next Post

Proyek Milyaran Tinggal Finishing

Related Posts

AKBP Vicky Tri Haryanto Mantan Kapolsek di Jambi Ungkap Sabu 23 Kilogram

AKBP Vicky Tri Haryanto Mantan Kapolsek di Jambi Ungkap Sabu 23 Kilogram

22 Februari 2026
Bea Cukai Dibekukan Soeharto, Mungkinkah Terulang di Era Prabowo, Anggota Pansus DPR RI Ungkap Kisah Perjuangan Soehardjo

Ketika Puasa Ramadan 2026: Usman Ermulan Sedekah Air Putih di Kawasan Rawan Macet Jelang Berbuka, Ajak Alumni Unja dan Warga Jambi Bersama Lakukan

19 Februari 2026
Tamatan Luar Negeri Lebih Hebat?

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

11 Februari 2026
IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

10 Februari 2026
Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

7 Februari 2026
Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

4 Februari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In