• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Senin, Maret 16, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Rawan Karhutla dan Perubahan Iklim

Rawan Karhutla dan Perubahan Iklim

28 September 2017
in DAERAH

Jambi, AP – Balai Pengendalian Perubahan Iklim (BPPI) dan Kebakaran Hutan dan Lahan wilayah Sumatera, lembaga yang bertanggung jawab atas perubahan iklim terus berupaya melakukan tindakan preventif atau pencegahan.

Kepala BPPI dan KHL wilayah sumatera Ir. Denny Martin mengatakan bahwa saat ini Provinsi Jambi masuk dalam daerah rawan Karhutla setelah Sumatera Selatan dan Riau.

Berita Lainnya

Jalan Simpang Mersam Dilintasi Excavator, Sekarang Rusak 30 Meter, Kadis PUTR Batang Hari Naik Darah

Gubernur Al Haris Buka Puasa Bersama Warga Sekitar Rumah Dinas

Putusan Hakim PN Bulian: Aset Tanah Milik Fadhil Arief, Bukan BMD Batang Hari

“Kami memprioritaskan pencegahan daripada pemadaman, serta pembinan kepada masyarakat juga telah dilalukan seperti membuat kampung iklim yang bertujuan agar masyarakat sadar akan bahaya perubahan iklim,” jelasnya, Rabu (27/09).

Menurut Denny, program BPPI dan KHL ini sangat perlu didukung semua pihak dan elemen masyarakat. Bahkan pemerintah daerah pun telah berkomitmen untuk menjaga lingkungan.

Dikatakannya, bahwa ancaman akibat perubahan iklim tidak main-main. Untuk di Jambi sendiri dikuatirkan akan tenggelamnya 2 kabupaten, yakni Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur.

“Perubahan iklim akan menyebabkan meningkatnya suhu global, sehingga jika suhu global mencapai 2 derajat celcius, ancaman tersebut akan nyata,” ungkapnya.

Perubahan iklim juga dapat dipengaruhi beberapa faktor diantaranya suhu global naik mengakibatkan mencairnya gunung es, sehingga debit air laut tinggi serta kondisi hutan mangrove semakin berkurang di tepi laut sehingga tidak mampu membendung air pasang laut.

Untuk itu kata Denny, hutan mangrove di Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim harus jadi prioritas perhatian pemerintah daerah serta perlu adanya reboisasi dan tindakan nyata. met

ShareTweetSend
Previous Post

Harga Sembako di Pasar Tradisional Stabil

Next Post

Pasokan Beras Dikabarkan Berkurang, Satgas Pangan Langsung Sidak Gudang Produksi

Related Posts

Jalan Simpang Mersam Dilintasi Excavator, Sekarang Rusak 30 Meter, Kadis PUTR Batang Hari Naik Darah

Jalan Simpang Mersam Dilintasi Excavator, Sekarang Rusak 30 Meter, Kadis PUTR Batang Hari Naik Darah

13 Maret 2026
Gubernur Al Haris Buka Puasa Bersama Warga Sekitar Rumah Dinas

Gubernur Al Haris Buka Puasa Bersama Warga Sekitar Rumah Dinas

12 Maret 2026
Putusan Hakim PN Bulian: Aset Tanah Milik Fadhil Arief, Bukan BMD Batang Hari

Putusan Hakim PN Bulian: Aset Tanah Milik Fadhil Arief, Bukan BMD Batang Hari

12 Maret 2026
Wagub Sani: Gerakan Pangan Murah Langkah Strategis Stabilkan Harga

Wagub Sani: Gerakan Pangan Murah Langkah Strategis Stabilkan Harga

11 Maret 2026
Dihadiri Seluruh Ketua RT Kota Jambi, Maulana Kian Mantap ‘Gempur’ Kampung Bahagia

Dihadiri Seluruh Ketua RT Kota Jambi, Maulana Kian Mantap ‘Gempur’ Kampung Bahagia

9 Maret 2026
Buka Bersama di Rumdisnya, Wawako Diza Akui Terasa Begitu Spesial

Buka Bersama di Rumdisnya, Wawako Diza Akui Terasa Begitu Spesial

9 Maret 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In