• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Jumat, April 10, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Produksi Ikan Turun Karena Air Keruh

Produksi Ikan Turun Karena Air Keruh

8 Oktober 2017
in DAERAH

Jambi, AP – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jambi menyatakan produksi ikan budidaya keramba di Sungai Batanghari Jambi turun disebabkan kualitas air buruk atau keruh karena tercemar.

“Kondisi air di Sungai Batanghari sudah tercemar, keadaan air yang keruh membuat benih ikan yang baru diletakan di kerambah tidak dapat bertahan lama karena insang ikan tertutup lumpur,” kata Kepala DKP Provinsi Jambi, Temawisman.

Berita Lainnya

Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

Muscab PPP Jambi, Fadhil Arief Minta Jangan Ada Beruk Tunggal dalam Pengurus

Gubernur Jambi Minta ASN Bekerja Maksimal Hadapi Tantangan Global

Beruntung petani budidaya ikan yang membuat kerambah apung di Sungai Batanghari kebanyakan membudidayakan ikan nila. Yang mana ikan jenia ini memiliki ketahanan fisik yang cukup baik.

“Jika mereka membudidayakan ikan patin atau jenis lain maka petani budidaya akan rugi besar,” kataya.

Dia mencontohkan petani yang ada kawasan Desa Sungai Duren dan Pematang Jering, Kabupaten Muarojambi, biasanya setiap hari petani ikan di kawasan itu mampu memasok paling tidak sebanyak 20 Ton ikan nila per hari. Namun saat ini petani hanya mampu mengasilkan 10-15 ton ikan per hari.

Dengan jumlah tersebut terjadi penurunan produksi ikan nila sekitar 35 persen, dan penurunan ini terjadi diseluruh kawasan budidaya ikan yang menggunakan keramba apung di sepanjang Sungai Batanghari.

Temawisman mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk menangani permasalahan kualitas air Sungai Batanghari tersebut, terutama dengan Dinas Lingkungan Hidup.

Menurutnya buruknya kualitas air di Sungai Batanghari diakibatkan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasam hulu sungai. Ini diketahui dari pemeriksaan yang dilakukan di insang ikan banyak dipenuhi dengan lumpur.

Meski demikian, untuk menekan angka kerugian akibat banyaknya ikan mati, DKP akan melakukan sosialisasi lebih lanjut kepada para petani ikan, kemudian akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan kualitas air sungai tersebut. ant

ShareTweetSend
Previous Post

Harga CPO Turun Rp 126/Kg

Next Post

UNJA Urutan 30 Kinerja Pengabdian Kepada Masyarakat

Related Posts

Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

7 April 2026
Muscab PPP Jambi, Fadhil Arief Minta Jangan Ada Beruk Tunggal dalam Pengurus

Muscab PPP Jambi, Fadhil Arief Minta Jangan Ada Beruk Tunggal dalam Pengurus

30 Maret 2026
Gubernur Jambi Minta ASN Bekerja Maksimal Hadapi Tantangan Global

Gubernur Jambi Minta ASN Bekerja Maksimal Hadapi Tantangan Global

30 Maret 2026
Fadhil Arief Gelar Halalbihalal Bersama Masyarakat Batang Hari

Fadhil Arief Gelar Halalbihalal Bersama Masyarakat Batang Hari

22 Maret 2026
Fadhil Arief Temui Al Haris di Lebaran Pertama

Fadhil Arief Temui Al Haris di Lebaran Pertama

21 Maret 2026
Bupati Fadhil Arief Raih Lagi Penghargaan Nasional, Kali Ini Bangun Masyarakat Religius

Bupati Fadhil Arief Raih Lagi Penghargaan Nasional, Kali Ini Bangun Masyarakat Religius

15 Maret 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In