• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Selasa, April 7, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Ribuan Warga Batanghari Dapat Bantuan Kelambu

Ribuan Warga Batanghari Dapat Bantuan Kelambu

17 Oktober 2017
in DAERAH

Jambi, AP – Ribuan warga Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi mendapat bantuan kelambu dari global fund melalui pemerintah setempat dalam rangka eleminasi penyakit malaria di daerah itu.

“Eleminasi malaria adalah suatu upaya untuk menghentikan penularan malaria dalam satu wilayah geografis tertentu,” kata Kepala Dinas Kesehatan Batanghari, dr Elvie Yennie di Muarabulian, Selasa (17/10).

Berita Lainnya

Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

Muscab PPP Jambi, Fadhil Arief Minta Jangan Ada Beruk Tunggal dalam Pengurus

Gubernur Jambi Minta ASN Bekerja Maksimal Hadapi Tantangan Global

Namun upaya lain katanya tetap dibutuhkan yakni kegiatan kewaspadaan di masyarakat untuk mencegah penularan kembali.

Eleminasi malaria tersebut bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang hidup sehat yang terbebas dari penularan malaria secara bertahap sampai tahun 2030.

“Sasarannya adalah seluruh wilayah yang dinyatakan endemis malaria, termasuk Kabupaten Batanghari,” katanya.

Pencanangan pemberian kelambu massal fokus (PKMF) sebanyak 5.300 set di kabupaten tersebut hanya untuk lima desa.

Yakni Desa Karmio Kecamatan Batin XXIV sebanyak 1.600 kelambu dan Desa Tanjung Marwo Kecamatan Muara Tembesi sebanyak 1.150 Kelambu.

Kemudian Desa Pulau Kecamatan Muara Tembesi sebanyak 900 kelambu, Desa Bulian Jaya Kecamatan Maro Sebo Ilir sebanyak 1.350 kelambu dan desa Bukit Kemuning Kecamatan Mersam sebanyak 300 kelambu.

Diberikannya bantuan kelambu untuk eleminasi malaria tersebut dikarenakan kabupaten tersebut merupakan salah satu kabupaten yang masih beresiko terhadap malaria dan termasuk 80 persen kabupaten/kota di Indonesia yang endemis malaria.

“Jumlah kasus malaria di Kabupaten Batanghari yang dilaporkan pada tahun 2015 sebanyak 212 kasus, tahun 2016 sebanyak 45 kasus dan sampai dengan september 2017 sebanyak 5 kasus,” kata Elvie menambahkan. tim

ShareTweetSend
Previous Post

Tinggal Digubuk Bambu, Makan Dari Belas Kasihan Tetangga

Next Post

Gerombolan Pecuri Kayu Manis, Terus Beraksi

Related Posts

Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

7 April 2026
Muscab PPP Jambi, Fadhil Arief Minta Jangan Ada Beruk Tunggal dalam Pengurus

Muscab PPP Jambi, Fadhil Arief Minta Jangan Ada Beruk Tunggal dalam Pengurus

30 Maret 2026
Gubernur Jambi Minta ASN Bekerja Maksimal Hadapi Tantangan Global

Gubernur Jambi Minta ASN Bekerja Maksimal Hadapi Tantangan Global

30 Maret 2026
Fadhil Arief Gelar Halalbihalal Bersama Masyarakat Batang Hari

Fadhil Arief Gelar Halalbihalal Bersama Masyarakat Batang Hari

22 Maret 2026
Fadhil Arief Temui Al Haris di Lebaran Pertama

Fadhil Arief Temui Al Haris di Lebaran Pertama

21 Maret 2026
Bupati Fadhil Arief Raih Lagi Penghargaan Nasional, Kali Ini Bangun Masyarakat Religius

Bupati Fadhil Arief Raih Lagi Penghargaan Nasional, Kali Ini Bangun Masyarakat Religius

15 Maret 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In