• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Selasa, April 21, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Ribuan Warga Batanghari Dapat Bantuan Kelambu

Ribuan Warga Batanghari Dapat Bantuan Kelambu

17 Oktober 2017
in DAERAH

Jambi, AP – Ribuan warga Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi mendapat bantuan kelambu dari global fund melalui pemerintah setempat dalam rangka eleminasi penyakit malaria di daerah itu.

“Eleminasi malaria adalah suatu upaya untuk menghentikan penularan malaria dalam satu wilayah geografis tertentu,” kata Kepala Dinas Kesehatan Batanghari, dr Elvie Yennie di Muarabulian, Selasa (17/10).

Berita Lainnya

Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

Namun upaya lain katanya tetap dibutuhkan yakni kegiatan kewaspadaan di masyarakat untuk mencegah penularan kembali.

Eleminasi malaria tersebut bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang hidup sehat yang terbebas dari penularan malaria secara bertahap sampai tahun 2030.

“Sasarannya adalah seluruh wilayah yang dinyatakan endemis malaria, termasuk Kabupaten Batanghari,” katanya.

Pencanangan pemberian kelambu massal fokus (PKMF) sebanyak 5.300 set di kabupaten tersebut hanya untuk lima desa.

Yakni Desa Karmio Kecamatan Batin XXIV sebanyak 1.600 kelambu dan Desa Tanjung Marwo Kecamatan Muara Tembesi sebanyak 1.150 Kelambu.

Kemudian Desa Pulau Kecamatan Muara Tembesi sebanyak 900 kelambu, Desa Bulian Jaya Kecamatan Maro Sebo Ilir sebanyak 1.350 kelambu dan desa Bukit Kemuning Kecamatan Mersam sebanyak 300 kelambu.

Diberikannya bantuan kelambu untuk eleminasi malaria tersebut dikarenakan kabupaten tersebut merupakan salah satu kabupaten yang masih beresiko terhadap malaria dan termasuk 80 persen kabupaten/kota di Indonesia yang endemis malaria.

“Jumlah kasus malaria di Kabupaten Batanghari yang dilaporkan pada tahun 2015 sebanyak 212 kasus, tahun 2016 sebanyak 45 kasus dan sampai dengan september 2017 sebanyak 5 kasus,” kata Elvie menambahkan. tim

ShareTweetSend
Previous Post

Tinggal Digubuk Bambu, Makan Dari Belas Kasihan Tetangga

Next Post

Gerombolan Pecuri Kayu Manis, Terus Beraksi

Related Posts

Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

16 April 2026
Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

15 April 2026
Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

12 April 2026
Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

7 April 2026
Fadhil Arief soal WFH di Batang Hari: Kita Ikuti Instruksi Pusat

Fadhil Arief soal WFH di Batang Hari: Kita Ikuti Instruksi Pusat

3 April 2026
Daftar 18 Pejabat Batang Hari Dilantik Fadhil Arief

Daftar 18 Pejabat Batang Hari Dilantik Fadhil Arief

2 April 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In