• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Februari 14, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Disdikbud Sarolangun  Ingatkan Guru Tidak Lakukan Kekerasan

Disdikbud Sarolangun Ingatkan Guru Tidak Lakukan Kekerasan

6 November 2017
in HEADLINE

Sarolangun, AP – Provesi seorang guru bukanlah suatu hal yang mudah, selain menyampaikan tentang pelajaran sesuai dengan bidang studinya, guru juga dituntut untuk menjadi pendidik, sehingga siswanya menjadi anak yang pintar dan memiliki budi pekerti yang baik.

Namun kadang kalanya, guru juga diminta untuk bersabar dalam menghadapi tingkah laku siswanya, apa lagi melakukan kekerasan pisik, tentu harus dihindari jauh-jauh, selain di larang oleh undang-undang, dengan kekerasan juga akan membentuk pribadi siswa yang kasar.

Berita Lainnya

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Menyikapi hal tersebut Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sarolangun kembali mengingatkan para guru untuk tidak sekali-sekali melakukan kekerasan tersebut pada anak didiknya.

”Yang perlu dipukul itu tingkah lakunya, bukan pisiknya, lagian jadi guru tidak harus seperti preman,”ujar Murtoyo S Pd Sekretaris Disdikbud Kabupaten Sarolangun kemarin (6/11).

Murtoyo juga memaparkan, para guru juga dituntut agar memahami watak anak, bisa saja kenakalan siswanya karena minta perhatian.

”Biasanya mereka nakal itu kurang perhatian, maka beri dia perhatian,”tambah Murtoyo.

Murtoyo meminta para guru, agar menciptakan suasana sekolah layaknya seperti taman, sehingga para siswa akan lebih betah, dan merasa rindu jika tidak masuk sekolah. Disinggung bagaimana kasus kekerasan disekolah selama ini, Murtoyo memastikan belum ada kasus kekerasan.

”Sejauh ini belum ada informasinya dengan kita, mudah-mudahan jangan sampai terjadilah di Sarolangun Bumi Sepucuk Adat Serumpun Pseko,”pungkasnya. luk

 

ShareTweetSend
Previous Post

Polisi Pantau Akun Medsos Penyebab Hoax

Next Post

Lima Desa di Kayu Aro dan Gunung Tujuh, Diterjang Bandang

Related Posts

Tamatan Luar Negeri Lebih Hebat?

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

11 Februari 2026
IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

10 Februari 2026
Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

7 Februari 2026
Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

4 Februari 2026
VIRAL Kasus Ijazah Milik Orang Lain di Anggota DPRD Jambi: Warganet Tag Golkar, Nadiem Makarim, Kapolri hingga Jokowi

Amrizal DPRD Jadi Tersangka Kasus Catut Nomor Ijazah, Golkar: Yang Tahu Itu KPU

3 Februari 2026
Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

30 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In