• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Maret 10, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Pejuang Kesultanan Jambi Layak Pahlawan Nasional

Pejuang Kesultanan Jambi Layak Pahlawan Nasional

11 November 2017
in DAERAH

Jambi, AP – Pengamat Sejarah Jambi Ujang Hariadi mengatakan, dua pejuang pada masa kesultanan Jambi, yakni Raden Mattaher dan Depati Parbo dinilai layak mendapatkan anugerah menjadi pahlawan nasional karena perjuangannya melawan penjajah kolonialisme Belanda.

“Raden Mattaher dan Depati Parbo dinilai pantas menyandang gelar pahlawan nasional, seperti halnya tokoh Sultan Thaha Saifuddin yang telah lebih dulu mendapatkan gelar pahlawan nasional,” kata Ujang Hariadi dihubungi, Kamis (09/11).

Berita Lainnya

Dihadiri Seluruh Ketua RT Kota Jambi, Maulana Kian Mantap ‘Gempur’ Kampung Bahagia

Buka Bersama di Rumdisnya, Wawako Diza Akui Terasa Begitu Spesial

Gubernur Al Haris Setujui THR Rp1 Juta untuk 6.438 PPPK Paruh Waktu di Jambi

Ia menjelaskan, pada masa kesultanan Jambi, kedua tokoh pejuang tersebut berjuang tak pernah menyerah pada musuh dalam perjuangan dan mengabdi dan berjuang sepanjang hidupnya.

“Keduanya merupakan pejuang pada masa kesultanan Jambi yang saat itu dipimpin oleh Sultan Thaha Saifuddin. Keduanya sudah layak dianugerahi gelar pahlawan nasional,” kata dosen sejarah FKIP Unbari Jambi itu.

Selain itu, kedua tokoh tersebut juga namanya diabadikan untuk sebuah gedung dan bandara. Nama Depati Parbo diabadikan menjadi sebuah Bandara di Kabupaten Kerinci dan nama Raden Mattaher diabadikan menjadi nama rumah sakit umum pemerintah Provinsi Jambi.

Namun dalam pengusulan anugerah pahalawan nasional itu kata dia, kajian tentang Raden Mattaher dan Depati Parbo harus dilengkapi melalui penelitian atau pengkajian yang lebih komprehensif.

Sehingga melalui kajian itu dapat menghasilkan naskah akademis yang valid sebagai salah satu persyaratan penganugerahan pahlawan nasional, katanya.

Dari sisi akademisi dan praktisi sejarah menurutnya, pasti menyatakan mendukung dan siap melakukan kajian akademis untuk memperkuat data sejarah perjuangan kedua tokoh tersebut dalam mengusir penjajah.

“Kalau untuk pengusulan itu kan ranahnya Dinas Sosial ya, tapi dari sisi akademisi kami siap melakukan pengkajian untuk menguatkan sejarah perjuangannya,” ujarnya.

Menurut Ujang, Raden Mattaher pada masa itu terkenal sebagai Singo Kumpeh, atau seperti penggambaran radikalnya dalam mengusir penjajah. Selain itu, Raden Mattaher juga memiliki prajurit yang banyak.

Sedangkan Depati Parbo adalah seorang pejuang Kerinci yang turut berjuang melawan penjajah Belanda.

Patung Depati Parbo bisa dijumpai di halaman kantor DPRD Kerinci dan di simpang tiga jalan RE Martadinata, di lokasi itu patung Depati Parbo berdiri gagah berani mengenakan baju adat depati dan menghunus keris. ant

ShareTweetSend
Previous Post

Batanghari Benahi Sektor Hilir Tarik Minat Investor

Next Post

Wagub Tanam Kopi Arabika Dan Panen Kentang di Kerinci

Related Posts

Dihadiri Seluruh Ketua RT Kota Jambi, Maulana Kian Mantap ‘Gempur’ Kampung Bahagia

Dihadiri Seluruh Ketua RT Kota Jambi, Maulana Kian Mantap ‘Gempur’ Kampung Bahagia

9 Maret 2026
Buka Bersama di Rumdisnya, Wawako Diza Akui Terasa Begitu Spesial

Buka Bersama di Rumdisnya, Wawako Diza Akui Terasa Begitu Spesial

9 Maret 2026
Gubernur Al Haris Setujui THR Rp1 Juta untuk 6.438 PPPK Paruh Waktu di Jambi

Gubernur Al Haris Setujui THR Rp1 Juta untuk 6.438 PPPK Paruh Waktu di Jambi

9 Maret 2026
Maulana-Diza Bagi 50 Paket Sembako, Apresiasi Program RT 17 Simpang III Sipin

Maulana-Diza Bagi 50 Paket Sembako, Apresiasi Program RT 17 Simpang III Sipin

8 Maret 2026
Wali Kota Tinjau Daerah Rawan Terdampak Banjir, Kampung Bahagia Digempur

Wali Kota Tinjau Daerah Rawan Terdampak Banjir, Kampung Bahagia Digempur

8 Maret 2026
Pemkot Jambi Bentuk Tim Terpadu untuk Tuntaskan Polemik Zona Merah Kenali Asam

Pemkot Jambi Bentuk Tim Terpadu untuk Tuntaskan Polemik Zona Merah Kenali Asam

7 Maret 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In